Sunday, September 27News That Matters

Business

Industri Komponen RI Siap Pasok Kendaraan Hybrid dan Listrik

Industri Komponen RI Siap Pasok Kendaraan Hybrid dan Listrik

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Industri komponen otomotif Indonesia diklaim telah menyiapkan diri menghadapi perubahan teknologi kendaraan, termasuk pergeseran dari mesin pembakaran internal menuju kendaraan hybrid dan listrik. Presiden Direktur PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)m Yusak Kristian Solaeman mengatakan, industri komponen dalam negeri memiliki kesiapan untuk memasok kebutuhan berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, mulai dari hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV). "Untuk supply ke XEV, hybrid EV, battery EV, plug-in hybrid EV, we are ready. Komponen Indonesia siap untuk supply any technology change dan lain-lain," ujar Yusak dalam konferensi pers persiapan Automechanika Jakarta 2026, Jumat (18/9/2026)...
Wendy’s Ajukan Bangkrut di Tengah Tekanan Bisnis

Wendy’s Ajukan Bangkrut di Tengah Tekanan Bisnis

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Meritage Hospitality Group, salah satu operator waralaba Wendy’s terbesar di Amerika Serikat (AS), mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 ke pengadilan Michigan pada Kamis (17/9/2026). Perusahaan memilih langkah tersebut untuk merestrukturisasi utang dan memperkuat neraca keuangan di tengah tekanan bisnis jaringan restoran Wendy’s. Melansir The Independent, Meritage mengoperasikan 314 gerai Wendy’s, satu restoran Bojangles, serta lima restoran lainnya di 15 negara bagian AS. Perusahaan mempekerjakan sekitar 9.000 orang. Meski mengajukan perlindungan kebangkrutan, Meritage menyatakan seluruh restoran tetap beroperasi selama proses restrukturisasi. Karyawan juga tetap menerima gaji dan manfaat, dengan catatan menunggu persetujuan pengadila...
Hanya Mau Datang Sekali ke Sidang Roy Suryo, Sikap Jokowi Dipertanyakan: Memang Boleh Atur Hakim?

Hanya Mau Datang Sekali ke Sidang Roy Suryo, Sikap Jokowi Dipertanyakan: Memang Boleh Atur Hakim?

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menyoroti pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebut hanya akan hadir satu kali dalam masing-masing persidangan kasus dugaan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Said Didu mengaku bingung dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, kehadiran saksi dalam persidangan pada akhirnya bergantung pada kebutuhan majelis hakim, bukan ditentukan oleh pihak yang bersangkutan. "Kok menentukan sendiri? Kalau hakim minta hadir lebih dari sekali memang boleh dilawan?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (21/9). Sebelumnya, kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, menyatakan kliennya direncanakan hanya akan hadir satu kali dalam ...
Tak Mau Gandeng Anies, PDIP Tetap Bisa Menang Pilpres 2029

Tak Mau Gandeng Anies, PDIP Tetap Bisa Menang Pilpres 2029

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad, kembali mengungkapkan pandangannya bahwa PDIP berpeluang memenangkan Pilpres 2029 jika bersedia berkoalisi dengan Anies Baswedan. Namun, Hasyim mengakui usulan tersebut banyak menuai kritik dari pendukung PDIP. Karena itu, menurutnya, jika partai berlambang banteng tersebut memang tidak ingin berkoalisi dengan Anies, masih ada opsi lain, yakni bergabung dengan Presiden Prabowo Subianto dengan menempatkan kader PDIP sebagai calon wakil presiden. "Seperti yang sudah sering saya sampaikan, PDIP punya peluang menang di Pilpres 2029 jika mau bersatu dengan Anies Baswedan. Usulan saya ini banyak dicemooh sama pendukung PDIP," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (21/9). "Baik, jika meman...
BBNI Catat Laba Rp14,32 Triliun, Ada Potensi Penguatan Saham

BBNI Catat Laba Rp14,32 Triliun, Ada Potensi Penguatan Saham

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kinerja keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hingga Agustus 2026 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan laba bersih, ekspansi kredit, serta efisiensi biaya menjadi sejumlah faktor yang dinilai menopang prospek saham BBNI hingga akhir tahun. Analis KB Valbury Sekuritas Akhmad Nurcahyadi mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBNI dengan target harga Rp4.720 per saham.  "Target tersebut menggunakan valuasi 1,0 kali price to book value (P/B) untuk tahun buku 2026," kata dia dalam risetnya, Senin (21/9/2026). Sebagai perbandingan, saham BBNI ditutup di level Rp3.650 pada akhir pekan lalu. Dengan demikian, target harga yang dipasang analis tersebut masih berada di atas harga pasar saat ini. Berdasarkan laporan kinerja keuangan b...
Gibran Tak Mudah Dicopot Seperti Menteri, Pada Akhirnya Harus Ada…

Gibran Tak Mudah Dicopot Seperti Menteri, Pada Akhirnya Harus Ada…

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Wacana pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan menjelang sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menegaskan posisi wakil presiden tidak bisa begitu saja dicopot seperti seorang menteri. Menurut Dedy, wakil presiden dan presiden dipilih dalam satu paket melalui pemilu. Karena itu, mekanisme untuk memberhentikan wakil presiden memiliki aturan tersendiri dan tidak dapat disamakan dengan pergantian menteri. "Wapres RI ngga bisa dicopot seperti dicopotnya menteri. Wapres terpilih bersama Presiden dalam satu paket lewat pemilu demokratis," tulisnya di akun X. Baca Juga: Ferdinand Hutahean: Gibran dan Jokowi Saat Ini Tidak Bisa Tidur Ny...
Dinilai Bukan Ijazah, Dokumen ‘Grade 12 Insearch’ Gibran Disebut Hanya Matrikulasi

Dinilai Bukan Ijazah, Dokumen ‘Grade 12 Insearch’ Gibran Disebut Hanya Matrikulasi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Status pendidikan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan. Kali ini, perdebatan berpusat pada keterangan "Grade 12 UTS Insearch" yang tercantum dalam dokumen pendidikan Gibran. Praktisi pendidikan Tiurma Mercy Sihombing mempertanyakan kedudukan dokumen tersebut sebagai dasar kesetaraan pendidikan menengah di Indonesia. Menurutnya, UTS Insearch yang disebut dalam dokumen tersebut merupakan program matrikulasi, bukan ijazah kelulusan SMA atau SMK. Hal itu disampaikan Mercy saat berbincang dengan jurnalis senior Bambang Harymurti dalam kanal YouTube Retorika Show. "Problemnya kan yang diributin orang nih karena ada tulisan Grade 12 di UTS Insearch. Sementara menurut teman-teman yang sudah ke (sana), UTS Insearch it...
Yang Terbentuk Bukan Sekadar Persoalan Ijazah S1

Yang Terbentuk Bukan Sekadar Persoalan Ijazah S1

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Terdakwa Kasus Tudingan Ijazah Palsu Joko Widodo (Jokowi) Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku tidak berhenti menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan riwayat pendidikan mantan presiden itu, bahkan saat perkaranya sudah memasuki hari ke-510 Tifa mengatakan penelusuran tersebut telah dilakukan sejak 30 April 2025. Selama lebih dari satu tahun, ia mengaku mengumpulkan berbagai bahan dari beragam sumber, mulai dari video, artikel, kesaksian hingga jejak digital yang menurutnya relevan dengan perkara yang sedang dihadapinya. Baca Juga: PDIP Soal Pernyataan Ketum NasDem: Terlalu Pagi untuk Direspons Ia menegaskan proses tersebut tidak dilakukan sekadar dengan mengikuti informasi yang beredar di media sosial. Menurut Tifa, materi yan...
Ada Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029

Ada Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Hal itu dilakukan partai tersebut meski tahapan pesta demokrasi tersebut masih beberapa tahun lagi. Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan persiapan harus dilakukan sejak sekarang dan tidak boleh menunggu hingga tahapan pemilu resmi dimulai. Menurutnya, pengalaman partainya yang dua kali belum berhasil memperoleh kursi di parlemen nasional harus menjadi bahan evaluasi. Kegagalan tersebut, kata dia, tidak boleh kembali terulang sehingga partai perlu mengubah pola kerja politik dan membangun strategi pemenangan yang lebih matang. Baca Juga: Loyalis Jokowi Klaim Masih Taruh Rasa Hormat untuk Megawati: Kalau Soal Politik, Ya Sudahlah “Akan ada gelomban...
Gibran dan Jokowi Pasti Saat Ini Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Gibran dan Jokowi Pasti Saat Ini Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden kembali bergulir setelah sengketa hasil Pilpres 2024 masuk lagi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara tersebut kini terdaftar dengan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 dengan salah satu pemohonnya adalah pakar hukum tata negara, Denny Indrayana. Pemeriksaan pendahuluan perkara itu dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2026. Perkembangan tersebut kemudian mendapat sorotan politikus Ferdinand Hutahaean, terutama setelah terbitnya Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 1 Tahun 2026.  Dalam laman resmi MK, PMK tersebut mengatur tahapan, kegiatan, dan jadwal penanganan permohonan perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang diajukan pada 2026. Baca Juga: Mantan Ketua ...