Thursday, September 24News That Matters

Business

Suahasil Jamin Kelebihan Bayar Pajak Dikembalikan, Asal Syarat Terpenuhi

Suahasil Jamin Kelebihan Bayar Pajak Dikembalikan, Asal Syarat Terpenuhi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pemerintah memastikan hak wajib pajak atas pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi tetap akan diberikan sepanjang memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan pemerintah tidak akan mengabaikan hak wajib pajak. Restitusi akan diproses apabila terdapat kelebihan pembayaran pajak yang dapat dibuktikan sesuai aturan. “Manajemen restitusi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada dan berlaku. Teman-teman di Ditjen Pajak menjalankan sesuai ketentuan," kata dia dikutip Minggu (20/9/2026). Pemerintah sebelumnya menegaskan proses pengembalian dilakukan secara lebih selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kepatuhan serta pemenuhan persyaratan wajib pajak. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijaya...
Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin

Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para santri Pondok Modern Darussalam Gontor agar tidak mudah mempercayai berbagai informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta generasi muda memiliki sikap kritis dan tidak begitu saja menelan narasi yang muncul di dunia maya. Dalam pidatonya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), Prabowo juga menyinggung pihak yang ia sebut sebagai "antek-antek asing". Menurut Prabowo, pihak tersebut memiliki uang dan dapat membayar buzzer untuk memainkan isu di media sosial. "Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, jangan percaya mereka. Mereka punya uang, mereka bisa bayar buzzer, mereka bisa main ...
Ikuti Gaya Trump, Prabowo Nampaknya Benci Pakar

Ikuti Gaya Trump, Prabowo Nampaknya Benci Pakar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyentil sejumlah pakar pengkritik pemerintah mendapat respons dari Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto. Henri menilai sikap tersebut menunjukkan kecenderungan yang disebutnya sebagai anti-intellectualism. "Prabowo nampaknya tidak suka bahkan benci dengan Pakar, terutama pada mereka yang mengritiknya. Sikap seperti ini sering disebut anti-intellectualism, merujuk pada orang atau pemimpin yang bersikap skeptis, tidak percaya, bahkan bermusuhan terhadap intelektual, akademisi, kaum terdidik, serta kegiatan intelektual yang disebut pakar," tulisnya di akun X, dikutip Minggu (20/9/2026). "Pakar atau kaum intelektual dianggap sebagai kelompok yang berbeda dari 'rakyat biasa...
Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen

Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan sepanjang perdagangan pekan ini. Mata uang Garuda bahkan mencatat pelemahan selama tujuh sesi perdagangan berturut-turut di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan sejumlah sentimen domestik. Mengutip data Bloomberg, rupiah pada perdagangan Jumat (18/9/2026) ditutup di level Rp17.758 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03% dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp17.753 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,83% dari posisi Rp17.611 per dolar AS pada Jumat (11/9/2026). Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp17.745 per dolar AS pada Jumat, melemah sekitar 0,76% secara mingguan.  An...
Semua Yakin Indonesia akan Jadi Ekonomi Terbesar Keempat, tapi Rakyat Tidak Sadar

Semua Yakin Indonesia akan Jadi Ekonomi Terbesar Keempat, tapi Rakyat Tidak Sadar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti sikap pesimistis yang menurutnya masih muncul ketika membicarakan masa depan perekonomian Indonesia. Ia mengakui kritik tetap dibutuhkan, tetapi meminta kritik tidak sampai membuat semangat masyarakat Indonesia justru melemah. "Kritik itu bagus, kritik harus, kalau tidak dikritik kita sebetulnya bisa tersesat. Tapi, kritik untuk menurunkan semangat dan terutama menurunkan semangat rakyat, ini menurut saya sangat tidak bertanggung jawab," kata Prabowo dalam program 'Presiden Prabowo Menjawab', dikutip dari tayangan YouTube miliknya. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo ketika membahas investasi dan kondisi perekonomian Indonesia. Ia kemudian menyinggung proyeksi sejumlah pihak yang menilai posisi ekonomi Indo...
Saya Bersumpah Melihat Indonesia Sejahtera, Tidak Boleh Ada Orang Lapar

Saya Bersumpah Melihat Indonesia Sejahtera, Tidak Boleh Ada Orang Lapar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan tekadnya membawa Indonesia menuju kesejahteraan. Ia menyebut tidak boleh ada lagi masyarakat yang hidup dalam kelaparan, orang tua kebingungan ketika anaknya sakit, maupun anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa asupan gizi yang cukup. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam. Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan dirinya menerima mandat dari rakyat Indonesia dengan tekad menjadikan Indonesia sebagai negara yang terhormat dan rakyatnya hidup sejahtera. Ia pun secara khusus menyoroti persoalan kelaparan serta pemenuhan gizi anak...
Tak Ada yang Kasihan kepada Indonesia

Tak Ada yang Kasihan kepada Indonesia

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pesan tegas soal kemandirian Indonesia. Di tengah dunia yang masih dibayangi konflik dan perang, Prabowo mengingatkan bahwa bangsa yang tidak mampu berdiri di atas kaki sendiri tidak bisa berharap mendapat pertolongan cuma-cuma dari negara lain. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Ia menekankan Indonesia tidak boleh menggantungkan masa depannya pada belas kasihan bangsa lain. "Kita tidak boleh bergantung kepada bangsa lain. Kita tidak boleh berharap dikasihani bangsa lain. Tidak ada bangsa yang kasihan kepada kita,” katanya. Baca Juga: Prabowo: Saya Bersumpah Melihat Indonesia Sejahtera, Tidak ...
Pak Purbaya Tidak Ada Masalah, Dia Pencetak Gol Ulung

Pak Purbaya Tidak Ada Masalah, Dia Pencetak Gol Ulung

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) masih memunculkan berbagai spekulasi mengenai alasan di balik pergantian tersebut. Salah satunya anggapan bahwa Purbaya dicopot karena tidak mampu memenuhi ekspektasi Presiden Prabowo Subianto. Tenaga Ahli Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Fithra Faisal membantah anggapan tersebut. Menurutnya, pencopotan Purbaya sama sekali tidak berkaitan dengan masalah kinerja ataupun kegagalan mencapai target ekonomi. Untuk menggambarkan situasi tersebut, Fithra mengibaratkan Purbaya seperti pemain bintang yang justru ditarik keluar oleh pelatih setelah mencetak gol. Analogi itu ia sampaikan saat hadir sebagai narasumber dalam program Interupsi yang tayang di YouTube Official iNews baru-baru i...
Eks Stafsus Sri Mulyani Sentil Klaim Purbaya Bersih-bersih Mafia di Kemenkeu

Eks Stafsus Sri Mulyani Sentil Klaim Purbaya Bersih-bersih Mafia di Kemenkeu

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Perombakan besar-besaran pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan. Setelah dua direktur jenderal mengusulkan agar rotasi sejumlah pejabat dibatalkan, mantan Staf Khusus era Menteri Keuangan Sri Mulyani, Prastowo Yustinus, ikut buka suara. Prastowo menanggapi narasi mengenai langkah bersih-bersih di tubuh Kemenkeu. Ia mengingatkan bahwa proses pengisian jabatan di kementerian tersebut telah memiliki mekanisme yang mengacu pada sistem merit dan manajemen talenta. "Saya jelaskan hal umum saja supaya publik bisa memberikan penilaian yang lebih objektif, kira-kira begini. Kemenkeu termasuk institusi yang sudah menjalankan sistem merit sesuai keputusan KemenPANRB, sehingga proses pengisian jabatan mengi...
Serikat Pekerja Harapkan Kebijakan Cukai Suahasil Nazara Beri Kepastian Usaha

Serikat Pekerja Harapkan Kebijakan Cukai Suahasil Nazara Beri Kepastian Usaha

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) menyambut baik keberlanjutan kepemimpinan Kementerian Keuangan di bawah nahkoda Suahasil Nazara. Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Hanry Wardana Tirtawiguna, berharap Suahasil Nazara dapat mempertahankan dan melanjutkan kebijakan fiskal yang mampu menjaga keseimbangan antara penguatan penerimaan negara, keberlanjutan industri, dan perlindungan tenaga kerja. Menurut dia, sektor rokok, tembakau, makanan, dan minuman memiliki keterkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja serta rantai pasok di berbagai daerah. Karena itu, setiap kebijakan fiskal yang berdampak terhadap sektor tersebut perlu mempertimbangkan konsekuensinya terhadap keberlangsungan pr...