Wednesday, September 23News That Matters

Business

Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin Selamanya

Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin Selamanya

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para santri Pondok Modern Darussalam Gontor agar tidak mudah mempercayai berbagai informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta generasi muda memiliki sikap kritis dan tidak begitu saja menelan narasi yang muncul di dunia maya. Dalam pidatonya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), Prabowo juga menyinggung pihak yang ia sebut sebagai "antek-antek asing". Menurut Prabowo, pihak tersebut memiliki uang dan dapat membayar buzzer untuk memainkan isu di media sosial. "Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, jangan percaya mereka. Mereka punya uang, mereka bisa bayar buzzer, mereka bisa main ...
Mahfud Bilang Mustahil Nusron Wahid Tak Tahu Suap HGB, KPK Jawab Begini

Mahfud Bilang Mustahil Nusron Wahid Tak Tahu Suap HGB, KPK Jawab Begini

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) Summarecon di lingkungan Kementerian ATR/BPN terus bergulir dan menyeret perhatian ke posisi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Terlebih, Mantan Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya mempertanyakan kemungkinan Nusron tidak mengetahui perkara yang melibatkan sejumlah pejabat di bawah kementeriannya.  Menanggapi hal itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan proses penyidikan masih berada pada tahap awal. Menurutnya, penyidik saat ini masih berfokus melengkapi alat bukti tambahan sebelum mengembangkan konstruksi perkara lebih jauh. Baca Juga: Sebelum Kantornya Digeledah KPK, Nusron Wahid Ternyata Sudah Cabut sebagai Pengurus Golkar "Saat ini masih tahap awal pasca peristiwa tertangkap tangan dalam t...
Porsche Merah Terperosok ke Parit di Tol Desari, Pengemudi Selamat

Porsche Merah Terperosok ke Parit di Tol Desari, Pengemudi Selamat

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah mobil Porsche berwarna merah terjadi di ruas Tol Depok-Antasari (Desari), Depok, Jawa Barat. Mobil tersebut terguling dan masuk ke saluran air setelah diduga kehilangan kendali saat melintas dalam kondisi hujan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 18.45 WIB di KM 4+200 B Tol Desari, dari arah Sawangan menuju Antasari. Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut dia, mobil Porsche dikemudikan oleh seorang warga Jakarta Barat berinisial NAI. Saat kejadian, hujan tengah mengguyur kawasan tersebut. Pengemudi diduga tidak menyadari adanya genangan air di jalan. Kendaraan kemudian kehilangan kendali dan pengemudi membanting setir ke kiri hingga menabrak pemba...
Ketika Keberhasilan Justru Menjadi Masalah

Ketika Keberhasilan Justru Menjadi Masalah

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Ada sesuatu yang lebih berbahaya daripada praktik manajemen yang gagal: praktik manajemen yang berhasil. Kegagalan membuat kita bertanya. Keberhasilan membuat kita ingin mengulanginya di mana-mana. 3M pernah mengalami paradoks itu. Perusahaan yang lama identik dengan inovasi ini menemukan bahwa sesuatu yang membuatnya lebih baik ternyata juga bisa membuatnya kehilangan sesuatu yang berharga. Pada 2001, Jim McNerney menjadi CEO 3M. Mantan eksekutif General Electric itu membawa pendekatan manajemen yang telah memiliki reputasi kuat: Six Sigma. Logikanya sulit dibantah. Kurangi variasi, tekan kesalahan, gunakan data, tingkatkan kualitas, dan buat proses lebih dapat diprediksi. 3M menerapkannya secara luas. Hasilnya terlihat: kualitas meningkat dan ...
Bukan Teddy Apalagi Bahlil, Menteri Ini Dipuji-puji Prabowo

Bukan Teddy Apalagi Bahlil, Menteri Ini Dipuji-puji Prabowo

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian terbuka kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Di tengah sorotan terhadap kinerja jajaran pemerintahannya, Prabowo menyebut Amran sebagai sosok yang berhasil membuat target swasembada pangan berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Prabowo mengungkapkan, semula dirinya memberikan waktu empat tahun untuk mencapai swasembada pangan. Namun, ia menilai target tersebut dapat dipercepat menjadi hanya satu tahun, khususnya dalam pencapaian swasembada beras. "Saya beri waktu tadinya swasembada pangan 4 tahun. Tapi terus terang aja saya harus mengakui saya punya tim pertanian, saya punya Menteri Pertanian yang hebat," kata Prabowo. Baca Juga: Prabowo Tegas: Tak Ada yang Kasihan kepada Indonesia Puj...
Saya Kaget Begitu Banyak yang Telah Kita Capai

Saya Kaget Begitu Banyak yang Telah Kita Capai

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku semakin percaya diri menjalankan mandat sebagai Presiden RI menjelang genap dua tahun pemerintahannya. Bukan hanya karena merasa pemerintah telah memberikan manfaat bagi rakyat, Prabowo menyebut dirinya justru sempat terkejut setelah mengetahui begitu banyak capaian yang telah dirangkum oleh tim internalnya. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).  Baca Juga: Prabowo: Semua Yakin Indonesia akan Jadi Ekonomi Terbesar Keempat, tapi Rakyat Tidak Sadar "Saya percaya diri, karena sekarang kita buktikan kita bukan pemimpin yang omon-omon saja. Sebagai bukti saya kalau, kalau tidak salah sudah di, sudah dibagikan bu...
Suahasil Jamin Kelebihan Bayar Pajak Dikembalikan, Asal Syarat Terpenuhi

Suahasil Jamin Kelebihan Bayar Pajak Dikembalikan, Asal Syarat Terpenuhi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pemerintah memastikan hak wajib pajak atas pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi tetap akan diberikan sepanjang memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan pemerintah tidak akan mengabaikan hak wajib pajak. Restitusi akan diproses apabila terdapat kelebihan pembayaran pajak yang dapat dibuktikan sesuai aturan. “Manajemen restitusi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada dan berlaku. Teman-teman di Ditjen Pajak menjalankan sesuai ketentuan," kata dia dikutip Minggu (20/9/2026). Pemerintah sebelumnya menegaskan proses pengembalian dilakukan secara lebih selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kepatuhan serta pemenuhan persyaratan wajib pajak. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijaya...
Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin

Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Ingin Kita Miskin

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para santri Pondok Modern Darussalam Gontor agar tidak mudah mempercayai berbagai informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta generasi muda memiliki sikap kritis dan tidak begitu saja menelan narasi yang muncul di dunia maya. Dalam pidatonya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), Prabowo juga menyinggung pihak yang ia sebut sebagai "antek-antek asing". Menurut Prabowo, pihak tersebut memiliki uang dan dapat membayar buzzer untuk memainkan isu di media sosial. "Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, jangan percaya mereka. Mereka punya uang, mereka bisa bayar buzzer, mereka bisa main ...
Ikuti Gaya Trump, Prabowo Nampaknya Benci Pakar

Ikuti Gaya Trump, Prabowo Nampaknya Benci Pakar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyentil sejumlah pakar pengkritik pemerintah mendapat respons dari Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto. Henri menilai sikap tersebut menunjukkan kecenderungan yang disebutnya sebagai anti-intellectualism. "Prabowo nampaknya tidak suka bahkan benci dengan Pakar, terutama pada mereka yang mengritiknya. Sikap seperti ini sering disebut anti-intellectualism, merujuk pada orang atau pemimpin yang bersikap skeptis, tidak percaya, bahkan bermusuhan terhadap intelektual, akademisi, kaum terdidik, serta kegiatan intelektual yang disebut pakar," tulisnya di akun X, dikutip Minggu (20/9/2026). "Pakar atau kaum intelektual dianggap sebagai kelompok yang berbeda dari 'rakyat biasa...
Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen

Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan sepanjang perdagangan pekan ini. Mata uang Garuda bahkan mencatat pelemahan selama tujuh sesi perdagangan berturut-turut di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan sejumlah sentimen domestik. Mengutip data Bloomberg, rupiah pada perdagangan Jumat (18/9/2026) ditutup di level Rp17.758 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03% dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp17.753 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,83% dari posisi Rp17.611 per dolar AS pada Jumat (11/9/2026). Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp17.745 per dolar AS pada Jumat, melemah sekitar 0,76% secara mingguan.  An...