Sunday, September 27News That Matters

Business

Super El Nino Mulai Melanda, OJK Soroti Ancaman NPL Perbankan

Super El Nino Mulai Melanda, OJK Soroti Ancaman NPL Perbankan

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Fenomena Super El Nino yang mulai memasuki Indonesia sejak Juli 2026 menjadi salah satu risiko yang dicermati Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap industri perbankan. Cuaca yang lebih kering dan musim kemarau berkepanjangan berpotensi mengganggu aktivitas sektor riil hingga menekan kualitas kredit. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan El Nino perlu diperhatikan dari perspektif sektor keuangan karena termasuk dalam risiko iklim (climate risk). Dampaknya dapat merambat dari sektor riil ke sektor keuangan dan memengaruhi kualitas aset, profitabilitas, likuiditas, hingga permodalan bank. “Fenomena El Nino perlu menjadi salah satu risiko yang patut dicermati, khususnya karena berpotensi menyebabkan kondisi cuaca yang leb...
Tidak Ada Garansi NasDem Duduk di Parlemen karena Kesombongan Itu dan Akhirnya Gugurlah

Tidak Ada Garansi NasDem Duduk di Parlemen karena Kesombongan Itu dan Akhirnya Gugurlah

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Usulan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk menaikkan parliamentary threshold menjadi 7 persen mendapat kritik dari Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus. Bestari menyoroti pernyataan elite politikus itu yang menyebut mereka siap menanggung risiko tidak masuk parlemen apabila ambang batas tersebut benar-benar diterapkan. Baca Juga: UU Pemilu dalam Bidikan NasDem, Surya Paloh: Harus Diprioritaskan dibanding Undang-undang Lain Bagi Bestari, persoalan utamanya bukan terletak pada kesanggupan sebuah partai menerima risiko gagal lolos ke Senayan. Ia justru mempertanyakan dampaknya terhadap suara masyarakat yang memilih partai tersebut. "Tidak ada garansi mereka duduk di parlemen karena kesombongan itu, dan akhirnya gugurlah...
Jatuh Tempo 25 September 2026! Cicilan Pertama Kopdes Merah Putih Tembus Rp37 Triliun

Jatuh Tempo 25 September 2026! Cicilan Pertama Kopdes Merah Putih Tembus Rp37 Triliun

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pemerintah telah menyiapkan sekitar Rp37 triliun untuk membayar cicilan pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Namun, pembayaran belum dapat dilakukan karena Kementerian Keuangan masih menunggu tagihan resmi dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Nufransa Wira Sakti mengatakan cicilan tersebut akan jatuh tempo pada 25 September 2026. Mekanisme pembayarannya mengacu pada PMK Nomor 15 Tahun 2026. "Nanti Kemenkeu akan membayar setelah adanya tagihan dari Himbara," ujar Frans dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026). Tagihan Himbara baru dapat diproses setelah bank menerima dokumen dari Agrinas Pangan Nusantara dan Kementerian Koperas...
Terbongkar! Bambang Pacul Mendadak Buka Kartu Soal Karakter Asli Jokowi

Terbongkar! Bambang Pacul Mendadak Buka Kartu Soal Karakter Asli Jokowi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengungkap pandangannya mengenai karakter Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadapi tekanan dan persoalan. Menurut politikus PDIP tersebut, Jokowi memiliki kemampuan mengendalikan ego sehingga tidak mudah larut dalam emosi ketika menghadapi masalah. “Pak Jokowi itu bisa menurunkan ego sampai pada level 0,” ujar Bambang, dikutip dari video yang beredar di Instagram, Senin (21/9/2026). Bambang mengatakan sikap tersebut membuat Jokowi lebih memilih fokus pada persoalan yang dihadapi daripada menunjukkan kemarahan. Menurutnya, cara seseorang menghadapi masalah dapat memperlihatkan karakter kepemimpinannya. “Pernahkah dikau lihat Pak Jokowi marah? Nah bentuk marahnya pasti terbeda,” ...
Disrupsi Kepercayaan di Era AI Lahirkan Mandat Baru bagi Komunikator

Disrupsi Kepercayaan di Era AI Lahirkan Mandat Baru bagi Komunikator

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara informasi diproduksi, didistribusikan, dan diterima publik. Di tengah arus informasi yang semakin masif dan meyakinkan, tantangan organisasi kini bergeser dari kecepatan menyampaikan pesan menjadi kemampuan menjaga kredibilitas dan kepercayaan. Isu ini menjadi sorotan utama The 5th IABC Indonesia Conference & Awards 2026 bertema “Driving Communications Impact: Building Trust in the Age of AI” di Jakarta, Jumat (18/9). Urgensinya tercermin dalam Reuters Institute Digital News Report 2026. Kepercayaan terhadap berita secara global berada di angka 37%, terendah sejak Reuters Institute melakukan pengukuran pada 2015. Di Indonesia, angkanya tercatat 32%, turun empat po...
Indonesia Perlu Bersiap Hadapi Masyarakat Menua

Indonesia Perlu Bersiap Hadapi Masyarakat Menua

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - DBS Foundation meluncurkan riset berjudul “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?”. Riset ini menyoroti kesiapan Indonesia dalam menghadapi transisi demografi menuju populasi menua, dengan memanfaatkan bonus demografi saat ini sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masyarakat menua di masa depan.  Populasi menua (ageing society) artinya 10 persen populasi telah berusia di atas 60 tahun. Di Indonesia, populasi lansia telah mencapai 12 persen di tahun 2025, dan diproyeksikan mencapai lebih dari 20 persen di tahun 2045. Karena itu, kebutuhan dukungan terhadap populasi lansia akan turut meningkat dan memperbesar tekanan bagi generasi produksi saat ini dan di masa depan. Pertanyaannya, bukan seberapa banyak lansia, tetapi bagaimana I...
Bongkar Borok Tata Kelola Iklim, KEHATI Seret 7 Desakan Penting ke Senayan

Bongkar Borok Tata Kelola Iklim, KEHATI Seret 7 Desakan Penting ke Senayan

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Yayasan KEHATI mendesak DPR dan pemerintah menutupi empat kesenjangan utama dalam kebijakan iklim nasional lewat penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Perubahan Iklim yang kini tengah dibahas di Senayan. Dorongan ini disampaikan di tengah langkah Komisi XII DPR yang sedang mendalami naskah akademik dan draf RUU Perubahan Iklim bersama pemerintah pada September 2026, setelah proses harmonisasinya sempat ditunda pada Februari 2026. Berdasarkan policy brief berjudul “Perubahan Iklim, Keanekaragaman Hayati dan Masyarakat: Telaah Kritis dan Rekomendasi atas Fokus Kebijakan Iklim di Indonesia” yang disusun bersama peneliti ITB, BRIN, dan AKATIGA, KEHATI mengidentifikasi empat celah utama.  Keempatnya meliputi fragmentasi tata kelola, mi...
Penjualan Perangkat Apple, Samsung, dan Google Terancam Karena Sengketa Paten

Penjualan Perangkat Apple, Samsung, dan Google Terancam Karena Sengketa Paten

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Apple, Samsung, dan Google menghadapi penyelidikan Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (USITC) terkait dugaan pelanggaran tiga paten teknologi spatial audio yang diajukan perusahaan audio asal California, BoomCloud 360. Penyelidikan tersebut bermula dari gugatan BoomCloud 360 pada Agustus 2026. Perusahaan menuding perangkat dari ketiga raksasa teknologi tersebut melanggar paten yang berkaitan dengan teknologi pemrosesan audio spasial. BoomCloud 360 mengembangkan perangkat lunak untuk optimalisasi suara berbasis cloud yang digunakan dalam film, gim, dan musik. Perusahaan tersebut juga memiliki sejumlah paten di bidang spatial audio. Dalam perkara tersebut, BoomCloud 360 meminta USITC menerbitkan Limited Exclusion Order terhadap produ...
Kredit Himbara ke BUMN Melonjak 57,79%, Swasta Masih Mendominasi

Kredit Himbara ke BUMN Melonjak 57,79%, Swasta Masih Mendominasi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kredit Bank Himbara Tumbuh 16,95%, Swasta Serap Rp346,6 Triliun Penyaluran kredit bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tumbuh 16,95% secara tahunan atau year on year (yoy) pada Juli 2026, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan Juli 2025 sebesar 7,63%. Meski kredit kepada BUMN dan BUMD ikut melonjak, ekspansi Himbara secara nominal justru paling banyak ditopang swasta nonlembaga keuangan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan pertumbuhan kredit Himbara tersebar di berbagai kelompok debitur dan tidak terkonsentrasi pada perusahaan pelat merah. “Kredit Himbara secara keseluruhan tumbuh 16,95% yoy pada Juli 2026,” ujar Dian dalam jawaban tertulisnya, Senin (21/9/20...
Jangan Cuma ‘Tukang Rapat’, Harus Bikin Early Warning Ekonomi!

Jangan Cuma ‘Tukang Rapat’, Harus Bikin Early Warning Ekonomi!

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meminta Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak hanya menjadi pengelola rapat, tetapi aktif menggerakkan koordinasi untuk membaca risiko ekonomi sejak dini. Dalam arahanya saat melantik pejabat Kementerian Keuangan dan Sekretariat KSSK, Suahasil mengungkapkan KSSK kini mulai melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata (Danantara) dalam beberapa rapat terakhir. “Di dalam beberapa rapat terakhir kita mulai melibatkan elemen penting dari pengelolaan republik ini yaitu Danantara, maka harus bisa dikoordinasikan sejak awal,” kata Suahasil, Senin (21/9/2026). Menurutnya, Sekretariat KSSK harus mampu menghubungkan informasi dari berbagai lembaga. Dengan begitu, koordinasi tidak baru dilakukan ...