Komdigi Ungkap AI Bikin Informasi Asli Makin Sulit Dibedakan
Wacana Berita, Jakarta -
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat batas antara informasi autentik dan konten manipulatif semakin sulit dikenali.
Menurut Nezar, kemampuan AI menghasilkan misinformasi, disinformasi hingga deepfake yang menyerupai kenyataan membuat masyarakat membutuhkan kemampuan lebih kuat untuk memilah informasi yang diterima.
“Trust ini sangat penting karena merupakan faktor utama yang membuat publik mau masuk ke dalam satu layanan berbasis digital. Dari sisi komunikasi, hal mendasar dalam penggunaan AI adalah memastikan adanya information integrity sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan kredibel,” ujar Nezar dalam The 5th IABC Indonesia Conference...









