Juda Agung Ungkap Dampak Kenaikan Bunga The Fed ke Utang RI
Wacana Berita, Jakarta -
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, meresepon kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4%persen pada 16 September 2026.
Juda mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi mempengaruhi kondisi pasar keuangan global, termasuk biaya penerbitan surat utang pemerintah.
Meskipun berdampak, pemerintah mengantisipasi kondisi tersebut melalui proses repricing atau penyesuaian harga dan imbal hasil surat utang. Meski demikian, dia menilai kondisi pembiayaan utang Indonesia saat ini masih berada dalam level yang wajar.
"Ya ini saya kira itu tentu saja ada repricing ya. Tapi saya kira kita masih dalam level yang wajar lah," kata Juda saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR R...









