Thursday, September 17News That Matters

Business

Tak Mau Ada Titipan, Pramono Tegaskan LPDP Jakarta 2027 untuk Keluarga Tak Mampu

Tak Mau Ada Titipan, Pramono Tegaskan LPDP Jakarta 2027 untuk Keluarga Tak Mampu

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan program beasiswa LPDP Jakarta mulai berjalan pada 2027 dengan sasaran awal sekitar 50 hingga 75 penerima. Proses seleksi akan melibatkan LPDP pusat untuk memastikan penentuan penerima berjalan secara profesional. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program tersebut telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 tentang pembentukan LPDP Jakarta. “Supaya ini tidak kemudian menjadi tempat untuk orang berebut menitipkan LPDP Jakarta. Kami bekerja sama dengan LPDP pusat untuk proses penentuannya. Kami akan lebih mengutamakan masyarakat Jakarta dari keluarga yang tidak mampu, tetapi mempunyai kemampuan akademik yang baik. Dan itu sudah diatur di dalam Pergub,” uja...
BEI Suspensi Saham INPS Setelah Setahun di Papan Pemantauan Khusus

BEI Suspensi Saham INPS Setelah Setahun di Papan Pemantauan Khusus

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) mulai Kamis (17/9/2026). Suspensi dilakukan setelah saham emiten logistik tersebut tercatat di Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA) selama lebih dari satu tahun berturut-turut. Dalam pengumuman Nomor Peng-SPT-00008/BEI.PP1/09-2026, P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Aditya Nugraha menyatakan, suspensi saham INPS berlaku di seluruh pasar mulai Sesi IV Periodic Call Auction pada Kamis (17/9/2026). “Dengan demikian, investor untuk sementara tidak dapat melakukan transaksi atas saham INPS di Bursa,” kata Aditya dalam keterangan resmi. Menurut dia, penghentian sementara perdagangan dilakukan untuk menjaga perdagangan efe...
Ledakan AI Bikin AS Ketar-ketir, Harus Siapkan US$110 Miliar untuk Kejar Listrik

Ledakan AI Bikin AS Ketar-ketir, Harus Siapkan US$110 Miliar untuk Kejar Listrik

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Ledakan pusat data berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Amerika Serikat (AS) mendorong lonjakan kebutuhan listrik yang berpotensi melampaui kemampuan jaringan dalam menyediakan kapasitas pembangkit, transmisi, dan koneksi baru. Laporan Moody's Ratings memperkirakan konsumsi listrik pusat data di AS mencapai sekitar 426 terawatt-hour (TWh) per tahun pada 2030, hampir dua kali lipat dibandingkan 224 TWh pada 2025. Angka tersebut setara sekitar 10% dari total permintaan listrik AS. Untuk memenuhi lonjakan permintaan tersebut, AS membutuhkan sekitar 45 gigawatt (GW) kapasitas pembangkitan baru. Investasi yang diperlukan untuk membangun kapasitas tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$110 miliar. Namun, tambahan pembangkit ju...
50 Tahun Cosmos, Peralatan Rumah Tangga yang Menemani Lintas Generasi

50 Tahun Cosmos, Peralatan Rumah Tangga yang Menemani Lintas Generasi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Peralatan rumah tangga seperti rice cooker, kipas angin hingga blender telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia. Bagi PT Star Cosmos, kedekatan tersebut menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan produk yang menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mempertahankan kepercayaan konsumen selama lima dekade. Memasuki usia ke-50, Cosmos terus mengembangkan beragam produk elektronik rumah tangga dengan mengedepankan kualitas, keterjangkauan dan relevansi terhadap perubahan gaya hidup. Lini produknya kini mencakup rice cooker, blender, kipas angin, dispenser, kompor hingga berbagai peralatan memasak. Kedekatan dengan konsumen bahkan tercermin dari penggunaan produk Cosmos yang berlangsung lintas generasi. Produk yang dahulu digunakan orang ...
DJP Pastikan Pajak E-Commerce Berlaku Efektif Mulai 1 Oktober 2026

DJP Pastikan Pajak E-Commerce Berlaku Efektif Mulai 1 Oktober 2026

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memastikan implementasi aturan perpajakan untuk perdagangan melalui sistem elektronik atau e-commerce akan segera dijalankan setelah masa penundaan berakhir. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengatakan pemerintah maupun pelaku usaha e-commerce pada dasarnya telah siap menjalankan ketentuan tersebut. Namun, implementasi aturan sebelumnya diputuskan untuk ditunda hingga 1 Oktober. "Mereka kan udah siap sebenarnya. Tapi ada penundaan sampai 1 Oktober. Nanti insyaAllah kita akan segera aktivasi aturannya dan implementasinya. Mereka udah siap, kita juga udah siap," ujar Bimo di Jakarta, dikutip Kamis (17/9/2026). Bimo menjelaskan, penundaan tersebut menjadi salah satu alasan implementasi at...
Kabar Baik untuk ASN! DPR Finalisasi Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh, Gaji Akan Ditanggung APBN 2027

Kabar Baik untuk ASN! DPR Finalisasi Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh, Gaji Akan Ditanggung APBN 2027

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - DPR RI membawa angin segar bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia. Saat ini, parlemen tengah memfinalisasi formula kebijakan strategis untuk mengubah status PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh. Tidak hanya berfokus pada status kepegawaian, DPR juga menargetkan pembiayaan gaji PPPK di daerah yang selama ini menguras keuangan daerah akan diambil alih oleh pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai tahun 2027. Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian wakil rakyat dalam memberikan kepastian karir bagi para PPPK, sekaligus menyelamatkan ruang fiskal pemerintah daerah. "Benar sekali, DP...
Daripada di Istana Enggak Diajak Rapat, Mending Jalan-Jalan

Daripada di Istana Enggak Diajak Rapat, Mending Jalan-Jalan

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Banyak pihak menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai semakin aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Indonesia. Pola blusukan yang ia terapkan mengingatkan pada gaya politik ayahnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi hal itu, Pengamat politik Hendri Satrio menilai langkah ini bukan sekadar aktivitas resmi, melainkan bagian dari strategi membangun modal sosial menjelang kontestasi politik 2029. Hendri Satrio menganalisis intensitas kunjungan Gibran yang meliputi wilayah bencana, Indonesia Timur, dan kampus-kampus mahasiswa. Menurutnya, kehadiran fisik langsung di tengah masyarakat menjadi strategi visual yang efektif untuk memperkuat kedekatan dengan rakyat. "Ini canggih, orang itu seneng didatengin sama p...
Ketika Prabowo Bicara Evidence-Based, Angka Ekonomi Perlu Dibaca Lebih Dalam

Ketika Prabowo Bicara Evidence-Based, Angka Ekonomi Perlu Dibaca Lebih Dalam

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Presiden Prabowo Subianto kembali berdiskusi dengan sejumlah jurnalis dan pakar dalam program Presiden Prabowo Menjawab. Diskusi tanya-jawab ketiga ini berlangsung di meja bundar selama sekitar tiga setengah jam. Liviana Charlisa memandu acara yang mempertemukan Rivana Pratiwi, Andromeda Merkuri, Ratna Susilowati, Wahyu Daniel, Akbar Faisal, dan Gema Goeyardi. Saya mencatat, program ini membahas sepuluh topik utama dengan sekitar 20 pertanyaan atau subpertanyaan substantif. Pembahasan dimulai dari hubungan Indonesia–Rusia dan politik luar negeri, kemudian masuk ke pertumbuhan ekonomi, investasi, dan industrialisasi. Acara diakhiri dengan diskusi mengenai pendidikan, kualitas guru, dan kesenjangan pembe...
Dulu Tanya Jokowi ke Mana Saat Gempa, Kini Datang ke NTT Malah Diserang Lagi.

Dulu Tanya Jokowi ke Mana Saat Gempa, Kini Datang ke NTT Malah Diserang Lagi.

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, menilai segala tindakan yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) selalu dianggap salah oleh pihak-pihak tertentu yang membencinya. Dedy mencontohkan kritik yang sempat dilontarkan kepada Jokowi karena tidak langsung terbang ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi besar melanda wilayah tersebut. "Dulu ada yang teriak-teriak kemana Jokowi saat gempa melanda NTT? Ketika Jokowi hadir, duduk dan bahkan menginap bersama pengungsi mereka langsung pura-pura lupa ingatan," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (17/9). Menurut Dedy, pihak yang sama kini juga membangun narasi seolah-olah Jokowi takut hadir langsung di pengadilan untuk menunjukkan ijazahnya dalam sidan...
Persaingan Pilpres Sudah Terasa di Istana, ‘Kalau Prabowo Tak Bisa Ikutin Polanya Gibran, Bisa ‘Lewat’ Dia’

Persaingan Pilpres Sudah Terasa di Istana, ‘Kalau Prabowo Tak Bisa Ikutin Polanya Gibran, Bisa ‘Lewat’ Dia’

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pengamat politik Hendri Satriyo menyoroti dinamika relasi politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Intensitas blusukan Gibran ke masyarakat belakangan ini memunculkan tanda tanya di kalangan analis, apakah langkah tersebut merupakan manuver taktis yang terukur, atau justru kemajon (terlalu dini). Menurut Hendri, Gibran saat ini tengah gencar mengakumulasi "modal sosial" yang kelak akan berdampak langsung pada elektabilitas politiknya. Namun, ia mengingatkan bahwa jalan menuju kontestasi berikutnya masih panjang dan penuh dinamika karena polemik isu ijazah yang sempat mencuat. “Pilpres 2029 seolah datang lebih cepat karena manuver-manuver seperti ini sudah terlihat,” tegas Hendri. Di tengah gencarnya pergerakan Gibran, Hend...