Saturday, September 19News That Matters

Business

Wakil PM Malaysia Ngeluh ke Gibran Soal Asap Karhutla, Sampai Tawarkan Pesawat & Helikopter!

Wakil PM Malaysia Ngeluh ke Gibran Soal Asap Karhutla, Sampai Tawarkan Pesawat & Helikopter!

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menawarkan bantuan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang disebut berdampak pada munculnya kabut asap atau jerebu di Sarawak. Tawaran itu disampaikan Zahid setelah bertemu Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Persoalan jerebu dan karhutla lintas batas menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Zahid kemudian kembali menyoroti masalah jerebu saat berkunjung ke Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Kalibata, Jakarta Selatan. Ia mengatakan Malaysia prihatin karena jerebu tengah melanda Sarawak. Menurutnya, persoalan tersebut berulang setiap tahun dan berk...
Cecar KPU Solo hingga Pusat, Dokter Tifa Pertanyakan Mengapa Ijazah Asli Jokowi Tak Pernah Dipakai Daftar

Cecar KPU Solo hingga Pusat, Dokter Tifa Pertanyakan Mengapa Ijazah Asli Jokowi Tak Pernah Dipakai Daftar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa kembali menyoroti polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam keterangannya usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026), ia mempertanyakan proses verifikasi dokumen pendidikan Jokowi saat mengikuti sejumlah kontestasi politik. Menurut Tifa, sejak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI, Komisi Pemilihan (KPU) hanya menerima dokumen yang telah dilegalisasi tanpa melakukan pemeriksaan langsung terhadap ijazah asli. Baca Juga: Refly Bongkar Kejanggalan Sidang Roy Suryo, Rismon yang Sudah Damai Masih Dibawa-bawa “Seandainya ternyata Pak Jokowi itu punya ijazah, kenapa bukan ijazah itu yang dipakai untuk mendaftar ke KPU?” ujar Tfa,...
Soal Sumur Minyak Rakyat, Bahlil: Jangan Dijual Tempat Lain!

Soal Sumur Minyak Rakyat, Bahlil: Jangan Dijual Tempat Lain!

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pengelolaan sumur minyak rakyat harus dilakukan secara profesional dan hasil produksinya tidak boleh dijual melalui jalur di luar tata kelola yang telah ditetapkan pemerintah. Penegasan itu disampaikan Bahlil usai menghadiri Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). “Bapak Presiden memerintahkan untuk memantau terkait dengan sumur-sumur rakyat yang 45.000 itu. Harus dilakukan secara profesional dan kemudian tidak boleh ada pelanggaran atau dijual di tempat lain,” ujar Bahlil. Pemerintah sebelumnya telah menata pengelolaan sumur minyak masyarakat melalui Peraturan Menteri ESDM N...
Harga Minyak Turun 1%, Pasar Mulai Redam Kekhawatiran Gangguan Pasokan Timur Tengah

Harga Minyak Turun 1%, Pasar Mulai Redam Kekhawatiran Gangguan Pasokan Timur Tengah

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Harga minyak mentah dunia kembali melemah sekitar 1% pada perdagangan Jumat (18/9/2026). Penurunan tersebut memperpanjang pelemahan untuk sesi ketiga berturut-turut, meski harga kedua acuan minyak masih bertahan di atas US$100 per barel. Mengutip Reuters, harga minyak Brent turun US$1,01 atau sekitar 1% menjadi US$103,77 per barel pada pukul 00.20 GMT. Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) melemah US$1,03 atau 1% menjadi US$100,88 per barel. Kedua kontrak acuan tersebut sebelumnya juga ditutup turun sekitar 1% pada perdagangan Kamis. Penurunan harga minyak terjadi ketika pasar mulai melihat adanya sejumlah alternatif untuk menjaga aliran minyak dari Timur Tengah. Kondisi tersebut sedikit meredakan kekhawatira...
Bukan Nafkah, Sarwendah Cuma Minta Satu Hal Ini Jika Ruben Onsu Ingin Temui Anak

Bukan Nafkah, Sarwendah Cuma Minta Satu Hal Ini Jika Ruben Onsu Ingin Temui Anak

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Persoalan pertemuan Ruben Onsu dengan anak-anaknya kembali menjadi sorotan. Di tengah polemik yang berkembang, Sarwendah menegaskan dirinya tidak pernah melarang mantan suaminya bertemu dengan anak-anak mereka, tetapi ada satu hal yang dimintanya sebelum pertemuan dilakukan. "Dari awal, saya sudah bilang, saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak. Kasih tahu sama saya, koordinasi sama saya, di mana, jam berapa, saya bawa anak-anak buat ketemu ayahnya," kata Sarwendah dalam tayangan video di Instagram pribadinya belum lama ini. Tak banyak syarat, Sarwendah hanya meminta satu hal, yakni hasil tes kesehatan sebelum Ruben bertemu anak-anak. Ia pun menanggapi pernyataan Ruben dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengenai persoalan tersebut. B...
Sarwendah Berkali-kali Tagih Hasil Tes Kesehatan, Kubu Ruben Onsu: Itu Tidak Diatur…

Sarwendah Berkali-kali Tagih Hasil Tes Kesehatan, Kubu Ruben Onsu: Itu Tidak Diatur…

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Persoalan pertemuan Ruben Onsu dengan anak-anaknya terus memanas setelah Sarwendah menyinggung soal hasil pemeriksaan kesehatan. Di tengah polemik yang terus bergulir, Sarwendah meminta pihak Ruben menunjukkan bukti pemeriksaan yang menurutnya selama ini belum pernah diperlihatkan secara jelas. Permintaan tersebut disampaikan Sarwendah melalui sebuah video yang diunggah di Instagram. Ia bahkan meminta pihak Ruben membawa bukti hasil pemeriksaan kesehatan tersebut ke pengadilan apabila memang memiliki dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam unggahan tersebut, Sarwendah juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan setelah hal tersebut diminta oleh pihak Ruben.  Baca Juga: Bukan Nafkah, Sarwendah Cuma Minta Satu Sy...
Geger di PN Jakarta Timur, Dokter Tifa Tantang Puslabfor Uji Ulang Benda Digital Ini

Geger di PN Jakarta Timur, Dokter Tifa Tantang Puslabfor Uji Ulang Benda Digital Ini

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Terdakwa kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, kembali mempertanyakan objek kajian Bareskrim Polri melalui Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Sebelumnya, hasil pemeriksaan forensik tersebut menyatakan bahwa ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi otentik atau asli. Namun, Tifa mempertanyakan dokumen apa yang sebenarnya dijadikan objek penelitian oleh laboratorium forensik tersebut. Hal itu disampaikannya usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). “Jadi, pertanyaan besarnya, apa yang dijadikan objek penelitian oleh Puslabfor?” ucap Tifa, dikutip Jumat (18/9). Baca Juga: Dokter Tifa Sentil Jokowi di Sidang: Kok Marah, ...
1001 Cara Agar MBG Tak Dikorupsi, Pemerintah Kini Punya Gebrakan Baru

1001 Cara Agar MBG Tak Dikorupsi, Pemerintah Kini Punya Gebrakan Baru

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal mendapat sistem pengadaan baru. Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan marketplace khusus untuk membeli bahan baku MBG, yang ditujukan untuk menekan peluang terjadinya kecurangan hingga korupsi dalam proses belanja. Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistemnya akan mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah), yang selama ini digunakan dalam pengelolaan belanja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Belanjanya itu menggunakan sistem sehingga tidak ada lagi hanky-panky, tidak ada lagi minta kickback, tidak ada lagi beli kualitasnya jelek tapi diakui tinggi, diakui bagus, supaya dia ngambil untung dan lain sebagainya," kata Kepala BGN, Sudaryono, dalam rapat bersama Komisi IX DPR R...
Dokter Tifa Sebut Unggahan Dian Sandi soal Ijazah Jokowi Hanya Repost Akun yang Kini Hilang

Dokter Tifa Sebut Unggahan Dian Sandi soal Ijazah Jokowi Hanya Repost Akun yang Kini Hilang

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Terdakwa kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menegaskan bahwa dokumen yang menjadi objek penelitiannya adalah ijazah yang diunggah akun X milik Dian Sandi Utama pada 1 April 2025. Artinya, Dokter Tifa tidak menjadikan ijazah fisik S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi sebagai bahan kajian, melainkan dokumen digital yang beredar di media sosial. Pernyataan itu disampaikan Dokter Tifa usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Ia menunjukkan tangkapan layar unggahan tersebut dan menegaskan bahwa itulah objek yang menjadi bahan analisisnya selama ini. Baca Juga: Cecar KPU Solo hingga Pusat, Dokter Tifa Pertanyakan ...
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia, DPR Buka Suara dan Tuntut Audit Total

94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia, DPR Buka Suara dan Tuntut Audit Total

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendesak pemerintah mengevaluasi kondisi tempat pengungsian korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Desakan itu muncul setelah BNPB mencatat 94 orang meninggal dunia saat berada di pengungsian. Charles menilai jumlah tersebut perlu menjadi perhatian serius karena korban yang meninggal secara tidak langsung di pengungsian lebih banyak dibandingkan korban yang meninggal langsung akibat gempa. "Sehingga harus ada audit ya terkait dengan kondisi di tempat pengungsian itu sendiri. Apakah ada permasalahan di sana? Permasalahan kesehatan yang banyak itu seperti apa? Dan penanganannya sampai ini sudah seperti apa, gitu kan,” ujar Charles saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (17/9/2026). Menurutnya, audit dipe...