
Persoalan pertemuan Ruben Onsu dengan anak-anaknya kembali menjadi sorotan. Di tengah polemik yang berkembang, Sarwendah menegaskan dirinya tidak pernah melarang mantan suaminya bertemu dengan anak-anak mereka, tetapi ada satu hal yang dimintanya sebelum pertemuan dilakukan.
“Dari awal, saya sudah bilang, saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak. Kasih tahu sama saya, koordinasi sama saya, di mana, jam berapa, saya bawa anak-anak buat ketemu ayahnya,” kata Sarwendah dalam tayangan video di Instagram pribadinya belum lama ini.
Tak banyak syarat, Sarwendah hanya meminta satu hal, yakni hasil tes kesehatan sebelum Ruben bertemu anak-anak. Ia pun menanggapi pernyataan Ruben dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengenai persoalan tersebut.
Baca Juga: Sarwendah Tagih Hasil Tes Kesehatan, Kubu Ruben Onsu: Itu Tidak Diatur…
Menurut Sarwendah, permintaan hasil tes kesehatan itu berkaitan dengan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu. Ia ingin memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak ketika mereka bertemu dengan orang yang berada di luar lingkungan sehari-hari mereka.
“Saya memiliki kewajiban untuk memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak saya. Kalau memang itu bukan persoalan, kenapa permintaan itu terus dihindari? Seharusnya Anda bisa menyelesaikan secara sederhana,” ujarnya.
Sarwendah juga meminta Ruben maupun kuasa hukumnya tidak terus membangun narasi seolah-olah dirinya sengaja menghalangi Ruben untuk menjalankan perannya sebagai ayah dan bertemu dengan anak-anak.
Baca Juga: Kalau Ruben Onsu Masih Ogah Bayar Cicilan Rumah, Sarwendah Ancam Sita…
“Ketika persoalan mengenai tes kesehatan dipertanyakan publik, apakah Anda menunjukkan bukti yang valid? Juga tidak. Justru Anda mengeluarkan narasi yang baru. Padahal, saya hanya ingin menunjukkan hasil tes kesehatan saya yang Anda sendiri yang minta,” ungkapnya.
Tak berhenti di persoalan pertemuan, Sarwendah juga membantah tudingan bahwa dirinya memengaruhi anak-anak atau melakukan cuci otak sehingga mereka tidak mau bertemu dengan Ruben.
Untuk membuktikan hal tersebut, Sarwendah bahkan mempersilakan pihak terkait melibatkan psikolog untuk berbicara langsung dengan anak-anak mereka.
“Silakan kalian tunjuk sendiri psikolog yang berkompeten buat langsung ketemu anak-anak, ngobrol sama anak-anak. Biar kalian juga tahu apakah saya pernah mempengaruhi anak-anak atau tidak,” jelasnya.
