Kurs Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Dua Penyebab Utamanya
Wacana Berita, Jakarta -
Bank Indonesia (BI) buka suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) usai periode libur dan cuti bersama Iduladha 1447 H.
Pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026), rupiah ditutup melemah ke level Rp17.880 per dolar AS. Posisi tersebut turun 35 poin atau sekitar 0,20% dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa tekanan terhadap nilai tukar Rupiah masih dipengaruhi ketidakpastian global akibat berlanjutnya konflik di Timur Tengah.
Selain faktor global, Denny menyebut terdapat peningkatan kebutuhan valuta asing (valas) secara musiman, antara lain untuk pembayaran utang luar negeri (ULN) dan repatriasi ...








