
Berita MotoGP – Bos Aspar, Jorge Martinez, mengkhawatirkan kemungkinan Maximo Quiles direkrut tim MotoGP sebelum menyelesaikan kontraknya bersama tim tersebut. Kekhawatiran itu muncul setelah Quiles memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 dengan lima seri tersisa dan bersiap naik ke Moto2 pada musim depan.
Maximo Quiles memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 setelah memenangi balapan pada akhir pekan lalu. Pembalap Aspar tersebut mengunci titel dengan lima seri tersisa setelah tampil dominan meski memulai balapan dari posisi keenam.
Quiles berhasil finis di posisi pertama dengan keunggulan hampir tiga detik atas rival-rivalnya. Kemenangan tersebut menjadi yang ke-10 dari 16 balapan yang telah dijalaninya sepanjang musim ini.
Konsistensi menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pembalap asal Spanyol tersebut. Ia hanya sekali finis di luar podium dan hanya dua kali mengakhiri balapan di luar posisi kedua.
Musim depan Quiles dipastikan naik ke kelas Moto2 bersama Aspar. Ia akan menjadi rekan setim Celestino Vietti di kategori yang dikenal memiliki persaingan ketat tersebut.
Meski demikian, Jorge Martinez tidak menutup kemungkinan Quiles pindah ke MotoGP lebih cepat dari rencana. Dalam wawancara dengan AS, bos Aspar itu mengungkapkan bahwa sang pembalap masih memiliki kontrak dua tahun bersama timnya.
“Masih terlalu dini untuk membicarakannya. Perjalanannya masih panjang. Dia memiliki kontrak dengan kami untuk dua tahun lagi, dan saya berharap mereka tidak mengambilnya dari kami selama dua tahun tersebut,” ujar Martinez.
Martinez menjelaskan bahwa rencana awal Aspar adalah memberi Quiles kesempatan selama dua musim di Moto2 sebelum naik ke kelas utama. Namun ia menyadari tim MotoGP bisa saja berusaha merekrut pembalap muda tersebut lebih cepat.
“Saya berharap itu tidak terjadi,” tambahnya.
Martinez juga belum ingin membicarakan peluang Maximo Quiles memperebutkan gelar Moto2 2027. Menurutnya, pembalap tersebut perlu menjalani proses adaptasi terlebih dahulu karena persaingan di kelas menengah sangat ketat.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pembalap memang berhasil naik ke MotoGP setelah hanya semusim di Moto2. Raul Fernandez, misalnya, mendapat kesempatan promosi setelah menjadi runner-up pada 2021. Maverick Vinales dan Joan Mir juga pernah naik kelas dalam waktu relatif singkat.
Namun sebagian besar pembalap tetap membutuhkan lebih dari satu musim untuk membuktikan kesiapan mereka. Bahkan talenta seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, dan David Alonso harus melalui proses perkembangan sebelum benar-benar mapan di kelas utama.
Artikel Tag: moto3, maximo quiles
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-aspar-khawatir-maximo-quiles-direkrut-tim-motogp-lebih-cepat
