
Berita Tinju – Petinju asal Australia, Tim Tszyu, dilaporkan bersiap melakoni duel perebutan gelar juara dunia pada akhir November mendatang. Tszyu membidik status sebagai juara dunia dua divisi di kelas menengah (160 pon) usai memutuskan bertahan di divisi tersebut.
Keputusan Tszyu bertahan di kelas menengah diambil pasca-kemenangan angka mutlak atas Errol Spence Jr pada Juli lalu. Dalam pertarungan mendominasi tersebut, Tszyu tidak hanya mengamankan kemenangan terbesarnya sejak 2023, tetapi juga memaksa Spence Jr untuk menyudahi karier profesionalnya di atas ring.
Kemenangan itu menjadi momen kebangkitan penting bagi petinju berusia 31 tahun tersebut setelah sempat menelan kekalahan dihentikan (stoppage) dari Bakhram Murtazaliev dan Sebastian Fundora di kelas welter super.
Menurut laporan Fox Sports, Tszyu dijadwalkan menghadapi pemegang sabuk juara dunia WBA kelas menengah, Erislandy Lara, di Australia. Lara yang kini berusia 43 tahun tercatat sebagai juara dunia tertua yang masih aktif memegang sabuk gelar di kancah tinju profesional.
Lara terakhir kali bertanding pada Desember lalu saat menang angka mutlak atas Johan Gonzalez, serta sempat mempertahankan gelarnya usai menghentikan Danny Garcia di ronde kesembilan. Kendati memiliki teknik kidal (southpaw) yang mumpuni, faktor usia dan minimnya jam bertanding Lara dinilai menjadi celah yang dapat dimanfaatkan oleh Tszyu.
Pertarungan mendatang menjadi kesempatan emas bagi Tim Tszyu untuk melengserkan petinju veteran tersebut sekaligus mengukuhkan dominasi barunya di divisi kelas menengah.
Artikel Tag: erislandy lara, errol spence jr, kelas menengah, kelas welter super, tim tszyu
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tinju/tim-tszyu-incar-status-juara-dua-divisi-lewat-duel-lawan-erislandy-lara
