
KORAN MANDALA –Bagi Igor Tolic, ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/27 bukan sekadar kompetisi antarklub Asia Tenggara.
Justru keberadaan sejumlah peserta yang juga tampil di AFC Champions League (ACL) Elite membuat turnamen ini menjadi ujian penting bagi Persib.
Tolic menilai level persaingan Shopee Cup tidak bisa dipandang sebelah mata.
Bukan Sekadar Laga Perdana, Persib Datang ke Thailand Membawa Tradisi Kemenangan
Buriram United, Johor Darul Ta’zim, dan Port FC merupakan beberapa klub peserta yang juga berkompetisi di ACL Elite. Sementara Persib saat ini masih berkiprah di ACL Two.
Perbedaan level kompetisi tersebut, menurut Tolic, menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Persib untuk menguji kemampuan menghadapi lawan dengan pengalaman di level Asia yang lebih tinggi.
“Tantangan di Shopee Cup adalah kami menghadapi tim-tim tingkat elite yang juga berlaga di Champions League Elite. Ini kompetisi yang lebih berat,” ujar Tolic dalam konferensi pers jelang laga melawan Port FC di Thammasat Stadium, Rabu (7/10/2026).
Port FC akan menjadi ujian pertama Persib di Shopee Cup. Klub asal Thailand tersebut bukan lawan yang asing dengan persaingan Asia karena juga tampil di ACL Elite musim ini.
Situasi itu justru dianggap Tolic sebagai keuntungan tersendiri. Alih-alih memandang Shopee Cup hanya dari aspek hadiah atau dampaknya terhadap koefisien klub dan negara di ranking AFC, ia memilih melihat kompetisi tersebut sebagai sarana meningkatkan level permainan tim.
Tolic mengatakan pertandingan menghadapi klub-klub dengan pengalaman di level elite Asia dapat menjadi bekal bagi Persib untuk menghadapi persaingan di Super League.
“Kami tidak terlalu memikirkan hadiah uang, fokus kami adalah tampil sebaik mungkin. Bertanding di level Asia membuat pertandingan di liga domestik terasa lebih mudah bagi kami,” kata Tolic.
Dengan perspektif tersebut, Shopee Cup bagi Persib bukan sekadar target tambahan dalam kalender pertandingan. Turnamen ini menjadi ruang bagi Maung Bandung untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka ketika menghadapi klub-klub yang memiliki pengalaman lebih panjang di kompetisi Asia.
Laga melawan Port FC pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan pembuka. Persib akan berhadapan dengan tim yang menurut Tolic merepresentasikan tantangan berbeda dibandingkan kompetisi domestik.
Hasil pertandingan memang menjadi tujuan utama, tetapi bagi Tolic, pengalaman menghadapi lawan dengan level persaingan lebih tinggi juga menjadi bagian penting dari proses membangun Persib agar semakin kompetitif di panggung Asia.
