
Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menuding Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memanfaatkan insiden penerbangan Flydubai untuk kepentingan politik. Lapid mempertanyakan kaitan antara insiden tersebut dengan peringatan keamanan yang sebelumnya disampaikan Netanyahu menjelang pemilu Knesset.
Lapid mengatakan tidak ada informasi dalam pengarahan keamanan Netanyahu sehari sebelumnya yang secara spesifik menyerupai kejadian di pesawat Flydubai. Karena itu, ia menilai upaya menghubungkan keduanya sebagai bentuk politisasi isu keamanan.
“Saya ingin memperjelas hal ini. Tidak ada yang menyerupai insiden pesawat pagi ini yang muncul dalam pengarahan keamanan dengan perdana menteri tadi malam. Tidak ada yang serupa, tidak ada yang mengingatkan, bahkan tidak ada sedikit pun petunjuk,” kata Lapid seperti dilansir The Jerusalem Post, Rabu (30/9/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah pendukung dan sekutu politik Netanyahu mengaitkan insiden Flydubai dengan peringatan yang disampaikan sang perdana menteri sehari sebelumnya. Netanyahu saat itu memperingatkan kemungkinan serangan terhadap Israel menjelang pemilihan Knesset pada 27 Oktober.
Lapid kemudian menilai narasi tersebut sebagai upaya memanfaatkan persoalan keamanan untuk kepentingan politik. “Semua propaganda yang dilontarkan oleh para juru bicara sekarang hanya membuktikan apa yang sudah jelas kemarin: Mereka sekali lagi mencoba memainkan politik murahan dengan mengorbankan keamanan Israel. Sekelompok orang yang gegabah,” ujarnya.
Di sisi lain, penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv memang mengalami insiden serius pada Rabu (30/9). Pesawat yang membawa 174 penumpang itu dialihkan ke Tabuk, Arab Saudi, setelah terjadi perkelahian di kokpit dan pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian secara drastis.
Kapten Smit Machchhar, pilot berkewarganegaraan India, dilaporkan ditikam oleh kopilot. Dalam situasi tersebut, Machchhar berhasil membuka pintu kokpit sehingga penumpang dan awak dapat masuk serta membantu melumpuhkan kopilot. Dua pilot lain yang berada di dalam pesawat kemudian membantu membawa penerbangan tersebut mendarat dengan selamat di Tabuk.
Setelah pesawat diamankan, para penumpang yang mayoritas warga Israel diterbangkan ke Tel Aviv menggunakan pesawat pengganti. Flydubai juga menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Tel Aviv sambil menunggu hasil penyelidikan.
Baca Juga: Kronologi Mengerikan Pesawat Flydubai Diduga Dibajak: Pilot Ditikam, Pesawat Hantam Udara!
Kopilot yang diduga melakukan serangan ditahan dan diperiksa otoritas Arab Saudi. Sementara itu, identitas serta motifnya masih menjadi bagian dari penyelidikan, sehingga sejumlah dugaan mengenai latar belakang aksi tersebut belum dapat dipastikan.
Persoalan inilah yang kemudian menjadi perdebatan politik di Israel. Di tengah penyelidikan atas insiden penerbangan, Lapid meminta agar kejadian tersebut tidak digunakan untuk membangun narasi politik, sedangkan pemerintah Netanyahu meningkatkan langkah pengamanan terhadap penerbangan Israel maupun maskapai asing.
