
Berita Sepak Bola Internasional: Carlos Queiroz memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Ghana setelah timnya kalah dua kali dalam pertandingan kualifikasi AFCON 2027. Kekalahan tersebut semakin memperparah krisis yang dialami oleh The Black Star.
Seperti dilansir AFP, pelatih asal Portugal, Carlos Queiroz dikabarkan telah mengundurkan diri setelah menelan dua kali kekalahan di kualifikasi AFCON 2027 sejak mengambil jabatan sebagai juru taktik Ghana pada 2 September lalu.
Carlos Queiroz telah meninggalkan posisinya sebagai pelatih Ghana setelah kekalahan telak dari Gambia di babak kualifikasi Piala Afrika 2027 memperparah krisis yang tengah melanda tim berjuluk Black Stars tersebut. Asosiasi Sepak Bola Ghana atau GFA pada hari Kamis menyatakan telah mencapai kesepakatan bersama dengan pelatih veteran asal Portugal itu untuk mengakhiri kontraknya, hanya berselang sekitar satu bulan setelah ia kembali ditunjuk untuk masa tugas yang baru.
“Ini bukanlah keputusan yang mudah, namun kedua belah pihak sepakat bahwa dalam situasi saat ini, mengakhiri hubungan profesional kami adalah langkah yang paling tepat, dengan menempatkan kepentingan Ghana, The Black Stars, dan sepak bola Ghana di atas segalanya,” ujar Queiroz dalam pesan perpisahan yang dimuat di situs web asosiasi tersebut.
Ia menambahkan bahwa “kondisi yang diperlukan tidak sepenuhnya terpenuhi, dan performa kami belakangan ini turut memengaruhi keputusan untuk mengakhiri perjalanan ini.”
Keputusan tersebut diambil setelah kekalahan Ghana 4-2 dari Gambia di kandang di pertandingan kualifikasi yang lebih menyakitkan bagi juara Afrika tersebut adalah mereka sebelumnya unggul 2-0 di Accra Sports Stadium.
Ernest Nuamah dan Felix Afena-Gyan membawa tuan rumah mengedalikan permainan sebelum Gambia mencetak empat gol untuk melengkapi comeback. Sebelumnya mereka telah kalah 2-0 di laga tandang dari Pantai Gading dan menempati dasar klasemen Grup C setelah dua pertandingan.
Queiroz pergi dengan catatan buruk: satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan dari tujuh pertandingan, di mana Ghana mencetak lima gol dan kebobolan 10 gol. Kepergiannya mengakhiri kerja sama penuh gejolak selama lima bulan yang dimulai pada bulan April, saat pelatih berusia 73 tahun itu menandatangani kontrak empat bulan untuk membawa Ghana ke Piala Dunia 2026.
Queiroz berhasil membawa Ghana melaju ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, setelah mengalahkan Panama dan menahan imbang Inggris. Langkah *Black Stars* terhenti di babak 32 besar setelah dikalahkan Kolombia dengan skor 1-0. Tugas awalnya berakhir setelah turnamen tersebut, namun GFA kembali menunjuknya pada tanggal 2 September.
Kepergian Queiroz membuat GFA harus kembali mencari stabilitas di tengah situasi yang sulit. Ghana tertinggal enam poin di belakang Pantai Gading dan Gambia setelah hanya melakoni dua pertandingan; mengingat hanya dua tim teratas dari setiap grup yang berisi empat tim yang berhak lolos, *Black Stars* kini menghadapi tantangan berat agar tidak kembali gagal lolos ke Piala Afrika untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/kalah-vs-gambia-queiroz-mundur-sebagai-pelatih-ghana
