
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports telah menuntaskan transisi pengelolaan Bandara Dhoho Kediri kepada anak usaha PT Gudang Garam Tbk, PT Surya Dhoho Investama (SDhI).
Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho oleh SDhI ini dijalankan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026 tentang Penetapan Bandar Udara yang Dikelola oleh PT Surya Dhoho Investama dan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara.
Selanjutnya Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub juga telah menerbitkan Sertifikat Bandar Udara Nomor 0190/SBU/IX/2026 kepada SDhI untuk dapat mengoperasikan Bandara Dhoho.
Dengan telah terbitnya Sertifikat Bandar Udara, maka terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2026 Bandara Dhoho dioperasikan sepenuhnya oleh SDhI selaku BUP (Badan Usaha Pelaksana) dalam kerja sama KPBU dengan Kementerian Perhubungan.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, tahapan-tahapan dalam menjalankan transisi dilakukan dengan baik oleh kedua perusahaan sejak Agustus-September 2026.
“Proses transisi dijalankan InJourney Airports dan SDhI, melalui proses koordinasi langsung dengan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sebagai regulator sekaligus Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) untuk memastikan transisi berjalan sesuai ketentuan, dan secara resmi per 1 Oktober 2026 Bandara Dhoho Kediri sepenuhnya dioperasikan oleh PT SDhI,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, kedua perusahaan saling mendukung sejak awal hingga berakhirnya Kerja Sama Operasi. Baik InJourney Airports maupun SDhI disebut akan terus saling mendukung ke depannya dalam ekosistem kebandarudaraan nasional.
“Kami berkedudukan sebagai mitra KSO, sementara SDhI adalah Badan Usaha Pelakana (BUP). Sehingga, kewenangan terkait kelanjutan KSO sepenuhnya merupakan kewenangan PJPK dan BUP,” jelas Arie.
InJourney Airports pun telah memperkuat pengembangan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) SDhI dalam mendapatkan sertifikat standar Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Melalui proses Technical Advisory, khususnya di bidang Airport Operations, Airport Safety, Aviation Security, Airport Rescue & Fire Fighting, Airport Engineering & Maintenance, Airport Commercial, Airport Financial, Airport Human Capital, dan Regulatory Compliance.
Baca Juga: Gudang Garam Ambil Alih Bandara Dhoho Kediri dari Injourney
Baca Juga: Gudang Garam Dihadapkan Dilema: Naikkan Harga atau Jaga Daya Beli
“Kami berharap selama periode KSO antara InJourney Airports dan SDhI turut berkontribusi terhadap pengembangan industri aviasi nasional khususnya ekosistem kebandarudaraan untuk terus naik ke level berikutnya,” kata Arie.
Di sisi lain, Presiden Direktur SDhI Istata T Siddharta turut mengapresiasi kerja sama dan dukungan yang diberikan InJourney Airports. Ia menilai, kedua perusahaan dalam proses transisi telah melakukan serah terima dokumen operasional guna memastikan transisi operasional berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kolaborasi sangat baik kedua perusahaan menjadikan Bandara Dhoho kini memiliki sumber daya yang andal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memperkuat konektivitas penerbangan nasional,” tutur Istata.
