
Berita Golf– Jackson Koivun baru beberapa bulan meninggalkan dunia golf perguruan tinggi, tetapi namanya sudah mulai diperhitungkan di level profesional.
Pegolf berusia 21 tahun tersebut memenangkan 3M Open 2026 dengan keunggulan tiga pukulan atas Scottie Scheffler. Kemenangan itu menjadi gelar PGA Tour pertama Koivun sekaligus diraihnya dalam penampilan ketiga sebagai pemain profesional yang sudah menerima keanggotaan PGA Tour. Ia mencatat total 25 under par 259 pukulan dan memecahkan rekor skor 72 hole turnamen.
Penampilan tersebut membuat Koivun mendapat perhatian dari sejumlah nama besar. Salah satunya adalah Bo Jackson, legenda Auburn yang juga pernah menjadi pemenang Heisman Trophy dan bermain di Major League Baseball.
Bo Jackson membagikan ulang unggahan Koivun mengenai kemenangan tersebut di media sosial. Bagi Koivun, perhatian itu terasa istimewa karena Bo merupakan salah satu sosok paling terkenal dalam sejarah Auburn.
“Dia adalah salah satu atlet terhebat yang pernah ada dan benar benar legenda Auburn. Jadi, melihat dia membagikan kemenangan saya menjadi salah satu hal yang paling berkesan,” ujar Koivun.
Penghargaan lain kemudian mengikuti. Pada Agustus, Koivun dinobatkan sebagai Roy F. Kramer SEC Male Athlete of the Year 2025 2026. Ia menjadi pegolf putra pertama dalam sejarah 51 tahun penghargaan tersebut yang meraihnya. Koivun juga menjadi atlet putra Auburn pertama yang mendapatkan penghargaan itu sejak Bo Jackson pada 1986.
Pencapaian tersebut melanjutkan dominasi Koivun ketika masih memperkuat Auburn. Ia tiga kali menjadi SEC Player of the Year dan menutup kariernya dengan 11 kemenangan individu, rekor terbanyak dalam sejarah program Auburn. Ia juga menjadi pemain pertama dalam sejarah golf perguruan tinggi yang dua kali memenangkan tiga penghargaan pemain terbaik nasional, yaitu Haskins Award, Hogan Award, dan Nicklaus Award.
Kini, Jackson Koivun menghadapi tantangan yang jauh lebih besar bersama tim Amerika Serikat. Kapten Brandt Snedeker memilihnya sebagai salah satu dari enam captain’s picks untuk Presidents Cup 2026 di Medinah Country Club.
Koivun menjadi pemain Amerika Serikat termuda di Presidents Cup sejak Jordan Spieth pada 2013. Snedeker bahkan mengaku memiliki keyakinan khusus terhadap kemampuan pegolf muda tersebut.
“Anak ini benar benar istimewa. Sekarang, tantangan tersulit dalam golf adalah bagaimana menghadapi kesuksesan,” kata Snedeker.
Koivun sendiri memilih tetap bertanding menjelang Presidents Cup untuk menjaga ritme. Menurutnya, tekanan dalam turnamen PGA Tour sulit digantikan hanya dengan latihan.
“Cara terbaik untuk merasakan kembali situasi seperti itu adalah kembali bertanding, menikmati kompetisi, dan menghadapi pukulan pukulan penting dalam tekanan,” ujar Koivun.
Setelah mencuri perhatian lewat kemenangan di 3M Open, Jackson Koivun kini mendapat panggung yang lebih besar. Presidents Cup akan menjadi kesempatan berikutnya untuk membuktikan bahwa kesuksesannya bukan sekadar kejutan dari seorang pemain muda.
Artikel Tag: golf news, pga tour, golf junior, brandt snedeker, presidents cup
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/golf/menang-di-pga-tour-jackson-koivun-mulai-dapat-perhatian-besar
