Sunday, September 27News That Matters

BEM SI Jabar Ancam Tingkatkan Eskalasi Aksi Jika Pemerintah Abaikan Tuntutan


WACANA BERITA –Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026).

Aksi yang diikuti perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus itu menjadi bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Barat, Muhamad Risaldi, mengatakan aksi tersebut diikuti sekitar 23 kampus dengan estimasi massa mencapai lebih dari 1.200 orang.

Libur Panjang Meledak! Penumpang Kereta dari Bandung Tembus 122 Persen

“Ini merupakan salah satu bentuk kekecewaan kami, sekaligus akumulasi kemarahan dari kami yang selama ini sering menyuarakan aspirasi tetapi sama sekali tidak didengarkan. Ini juga merupakan akumulasi kemarahan atas berbagai pernyataan yang kami nilai tidak perlu dan tidak penting yang dikeluarkan oleh Prabowo sebagai Presiden,” ujar Risaldi Rabu (17/2026)

Menurutnya, mahasiswa menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum menunjukkan langkah strategis yang mampu menjawab persoalan masyarakat.

“Sudah lebih dari satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan, tetapi kami menilai belum ada solusi maupun langkah strategis, khususnya untuk mensejahterakan rakyat,” katanya.

Dalam aksi tersebut, BEM SI Jawa Barat menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah.
1. Stabilkan nilai rupiah dan turunkan harga BBM.
2. Evaluasi program KDMP dan MBG secara menyeluruh.
3. Selamatkan APBN dan hentikan pemborosan anggaran.
4. Benahi komunikasi kepresidenan.
5. Cabut Undang-Undang TNI dan Undang-Undang Polri.
6. Evaluasi total Kabinet Merah Putih yang dinilai inkompeten.
7. Tegakkan HAM dan lawan impunitas

Risaldi menegaskan, mahasiswa siap meningkatkan tekanan apabila tuntutan yang mereka sampaikan tidak mendapat respons dari pemerintah.

“Tentu kami tidak ingin apa yang dirasakan rakyat hari ini terus berlangsung berkepanjangan. Ketika tuntutan ini tidak didengarkan, kami semua telah bersepakat untuk kembali melakukan eskalasi aksi yang lebih besar dan lebih masif,” Pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *