
WACANA BERITA – Proses penentuan pengelola baru Bandung Zoo memasuki tahap akhir. Tiga lembaga konservasi menjadi kandidat kuat pengelola kebun binatang tersebut, yakni Gembira Loka Zoo, Faunaland, dan Taman Safari Indonesia. Pemerintah Kota Bandung kini menunggu keputusan final dari Kementerian Kehutanan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan proses evaluasi terhadap peserta seleksi telah memasuki tahapan akhir. Ia mengaku sudah melakukan pembahasan dengan Kementerian Kehutanan terkait hasil penilaian para peserta.
“Bandung Zoo insyaallah akan segera diumumkan pemenangnya. Saya sudah melakukan diskusi dengan Kementerian Kehutanan,” ujar Farhan, Rabu (27/5/2026).
Menurut Farhan, ketiga lembaga tersebut telah mengikuti seluruh tahapan seleksi serta menyampaikan penawaran dalam proses pemilihan pengelola baru. Saat ini, Pemerintah Kota Bandung tinggal menunggu keputusan akhir mengenai pihak yang akan memperoleh izin pengelolaan.
“Tiga calon kuat, pertama ada Gembira Loka Zoo, kemudian Faunaland, dan Taman Safari Indonesia,” katanya.
Farhan memperkirakan kepastian terkait pemenang pengelolaan Bandung Zoo dapat diketahui pada awal Juni mendatang.
“Insya Allah pada tanggal 1, 2, atau 3 Juni saya akan mendapatkan kabar dari Kementerian Kehutanan mengenai pemenang yang pasti,” ujarnya.
Ia menjelaskan pengumuman resmi kemungkinan dilakukan pada pekan kedua Juni 2026 setelah hasil penilaian diterima Pemerintah Kota Bandung.
Di sisi lain, Farhan juga meluruskan anggapan mengenai proses lelang sebelumnya yang sempat dinilai gagal. Menurutnya, proses tersebut bukan terkendala minimnya peminat, melainkan persoalan administrasi sehingga tahapan seleksi harus dilakukan kembali.
“Ini masalah administrasi saja,” kata Farhan.
Keputusan mengenai pengelola baru Bandung Zoo menjadi perhatian publik karena akan menentukan arah pengembangan kawasan konservasi, wisata edukasi, dan pengelolaan satwa di Kota Bandung ke depan.
