Sunday, September 20News That Matters

Business

Kasus Ijazah Baru Dikatakan Fitnah Kalau…

Kasus Ijazah Baru Dikatakan Fitnah Kalau…

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Terdakwa kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Sidang Dokter Tifa digelar lebih dulu dengan agenda pembacaan nota perlawanan atas dakwaan yang sebelumnya dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara itu, Roy Suryo menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh JPU. Usai persidangan, kuasa hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Refly Harun, menyoroti penerapan pasal fitnah yang dinilainya terlalu dini. Menurut dia, hingga kini belum ada forum resmi yang menyatakan apakah ijazah Jokowi yang dipersoalkan tersebut asli atau palsu. Baca Juga: Roy Suryo Terancam 12 Tahun Penjara: ...
Kami akan Lawan Jokowi Al-Ijazah Al-Falsu

Kami akan Lawan Jokowi Al-Ijazah Al-Falsu

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Polemik dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terus berlanjut. Dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026), terdakwa Roy Suryo menyampaikan sindiran melalui kaus yang sengaja ia pamerkan di hadapan awak media usai menjalani persidangan. Saat itu, Roy bersama sejumlah kuasa hukumnya terlihat mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan jas hitam. Namun, penampilan tersebut ternyata menyimpan pesan lain. Roy kemudian menggerakkan tangannya untuk membuka kancing kemeja putih yang dikenakannya satu per satu. Setelah kemejanya terbuka, tampak kaus putih yang dikenakan Roy di balik kemeja tersebut. Baca Juga: Sidang Perdana Ijazah, Roy Suryo Sudah Kesal: Jaksa Tidak Punya Nyali Hadirkan Jokowi Bukan ...
Soal Jokowi Sakit Setelah dari Tanah Suci, Dibantah Bukan Mistis

Soal Jokowi Sakit Setelah dari Tanah Suci, Dibantah Bukan Mistis

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengungkap kondisi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat mengalami gangguan kesehatan setelah pulang dari kunjungannya ke Vatikan. Budi Arie mengatakan kondisi Jokowi kini telah kembali pulih. Ia menyebut kesehatan Jokowi sudah hampir sepenuhnya kembali seperti semula. "Sehat, 95 persen pokoknya sudah fit," ujar Budi Arie saat ditanya mengenai kondisi terbaru Jokowi dalam siniar di kanal YouTube Hendri Satrio yang ditayangkan pada 16 September 2026. Budi Arie membenarkan bahwa Jokowi sempat mengalami gangguan kesehatan setelah perjalanan ke Vatikan. Namun, menurut dia, kondisi tersebut berkaitan dengan kelelahan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan memicu alergi. Penjelasan tersebu...
Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Marah soal Ijazah Palsu adalah…

Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Marah soal Ijazah Palsu adalah…

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Polemik dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas dalam persidangan Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Di tengah perkara hukum yang menjeratnya, Tifa justru menunjuk pihak lain yang menurutnya lebih tepat mempersoalkan dokumen digital yang selama ini menjadi objek kajiannya. Tifa menjelaskan, penelitian yang dilakukannya bukan terhadap ijazah asli Jokowi, melainkan benda digital yang sebelumnya diunggah oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi. "Yang kami jadikan sebagai objek penelitian adalah benda digital yang di-upload oleh Dian Sandi. Jadi kalau ada orang yang protes, yang protes namanya Dian Sandi. Kalau Pak Jokowi mau protes, yang dia protes Dian Sandi, bukan kami," katanya di Pengadian Negeri Jakar...
Jaksa Tidak Punya Nyali Hadirkan Jokowi

Jaksa Tidak Punya Nyali Hadirkan Jokowi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Terdakwa Roy Suryo hadir dalam persidangan yang beragenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, perhatian kuasa hukum Roy Suryo justru tertuju pada sosok pelapor dalam perkara tersebut. Jokowi yang menjadi pelapor terlihat tidak hadir dalam persidangan perdana itu. Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji, kemudian meminta JPU menghadirkan Jokowi sebagai saksi pelapor utama. Menurutnya, kehadiran Jokowi penting untuk kepentingan pembuktian materiil dalam perkara yang tengah berjalan. Baca Juga: Roy Suryo Tolak Restorative...
Kasus Ijazah Dikatakan Fitnah Kalau…

Kasus Ijazah Dikatakan Fitnah Kalau…

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Terdakwa kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Sidang Dokter Tifa digelar lebih dulu dengan agenda pembacaan nota perlawanan atas dakwaan yang sebelumnya dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara itu, Roy Suryo menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh JPU. Usai persidangan, kuasa hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Refly Harun, menyoroti penerapan pasal fitnah yang dinilainya terlalu dini. Menurut dia, hingga kini belum ada forum resmi yang menyatakan apakah ijazah Jokowi yang dipersoalkan tersebut asli atau palsu. Baca Juga: Sidang Perdana Ijazah, Roy Suryo Kesa...
Ini Ilmu yang Disebut Diwariskan Jokowi ke Gibran

Ini Ilmu yang Disebut Diwariskan Jokowi ke Gibran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai kiprah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di panggung politik nasional tidak terlepas dari pengalaman politik yang diwariskan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Budi Arie menyebut Gibran mendapat pembelajaran langsung dari Jokowi, terutama mengenai cara mengelola kekuasaan dan menghadapi berbagai persoalan pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan Budi Arie saat menjadi bintang tamu dalam siniar yang dipandu analis politik Hendri Satrio pada 16 September 2026. Menurut Budi Arie, pengalaman Jokowi yang pernah menjabat sebagai wali kota, gubernur, hingga presiden menjadi modal penting yang dapat diturunkan kepada putranya. "Pak Jokowi ini orang yang berpengalaman mengelola kekuasaan. Dari mu...
Purbaya Ingin Dikenang sebagai ‘Ekonom Jagoan’

Purbaya Ingin Dikenang sebagai ‘Ekonom Jagoan’

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sosok seperti apa yang ingin dikenang generasi muda setelah masa jabatannya berakhir. Ia berharap kinerjanya sebagai Menteri Keuangan dapat membuat dirinya dikenal sebagai seorang ekonom yang mampu menghasilkan kebijakan dengan dampak nyata. Purbaya menyampaikan hal tersebut ketika ditanya mengenai legacy yang ingin ditinggalkannya dalam lima tahun mendatang. Pernyataan itu disampaikan dalam program podcast Periskop ID yang tayang 14 September 2026, sebelum pencopotan dirinya sebagai Menteri Keuangan. Purbaya mengatakan ingin dinilai sebagai "ekonom jagoan". Menurutnya, generasi muda nantinya diharapkan dapat melihat hasil dari kebijakan yang dijalankan ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan. Keing...
Partai Buruh Tolak Keras Ambang Batas 5 Persen, Tuntut Jadi 1 Persen

Partai Buruh Tolak Keras Ambang Batas 5 Persen, Tuntut Jadi 1 Persen

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 5 persen yang disepakati oleh koalisi partai pemerintah mendapat perlawanan keras. Delapan partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) secara resmi menyatakan penolakan terhadap wacana tersebut karena dinilai melanggar putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa wacana menaikkan PT menjadi 5 persen bertentangan dengan putusan MK yang justru mengamanatkan ambang batas parlemen di bawah 4 persen. Untuk diketahui, delapan partai yang tergabung di GKSR meliputi: Partai Hanura Partai Perindo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Partai Ummat Partai Bulan B...
PSI Kritik Keras Gerindra cs, ‘PT 5 Persen Diskusinya Seperti Apa? Kami Ga Tahu’

PSI Kritik Keras Gerindra cs, ‘PT 5 Persen Diskusinya Seperti Apa? Kami Ga Tahu’

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 5 persen direspons santai oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menegaskan bahwa partainya sama sekali tidak merasa terancam dengan angka tersebut pada kontestasi pemilu mendatang. Rasa percaya diri partai berlambang mawar ini ditopang oleh tren positif elektabilitas partai. Berdasarkan rilis survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terakhir, elektabilitas PSI telah berada di angka 4,1 persen. "Internal cukup internal yang tahu, saya kira angka 5 bukan angka menakutkan bagi PSI," tegas Bestari saat dihubungi, Kamis (17/9). Meski menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi berapapun nilai ambang batas yang ditetapkan, PSI me...