Monday, October 19News That Matters

Penjualan BYD M6 DM Terjun 40%, Dominasi PHEV RI Mulai Terusik?


Wacana Berita, Jakarta –

Distribusi mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia melemah pada September 2026. Di tengah penurunan pasar, BYD M6 DM yang masih memimpin penjualan justru mencatat penyusutan distribusi, sementara sejumlah pesaing asal China mengalami peningkatan.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi BYD M6 DM mencapai 698 unit pada September 2026. Angka tersebut turun 39,9% dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 1.161 unit.

Meski demikian, BYD M6 DM masih menjadi model PHEV dengan distribusi tertinggi pada September. Jumlahnya juga masih jauh di atas model pesaing yang berada di bawahnya.

Di tengah penurunan tersebut, Jetour justru mencatatkan peningkatan distribusi melalui dua modelnya, yakni T1 i-DM dan T2 i-DM. Distribusi Jetour T1 i-DM mencapai 142 unit, sedangkan T2 i-DM sebanyak 130 unit. Secara gabungan, keduanya mencapai 272 unit, naik dari 177 unit pada Agustus 2026.

Jaecoo juga mengalami peningkatan distribusi. Merek asal China tersebut mengirimkan 123 unit PHEV pada September, naik dari 83 unit pada bulan sebelumnya. Model yang berkontribusi terdiri atas Jaecoo J7 dan Jaecoo J8.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa persaingan di pasar PHEV Indonesia tidak hanya bertumpu pada BYD. Sejumlah model lain mulai mencatatkan distribusi yang lebih tinggi, meskipun volumenya masih terpaut dari pemimpin pasar.

Di sisi lain, distribusi PHEV secara keseluruhan justru mengalami penurunan. Gaikindo mencatat wholesales mobil PHEV pada September 2026 sebanyak 1.279 unit, turun 33,9% dibandingkan Agustus yang mencapai 1.935 unit.

Penurunan tersebut membuat distribusi bulanan PHEV melemah setelah mencatatkan angka lebih tinggi pada bulan sebelumnya. Namun, secara kumulatif, pasar PHEV masih menunjukkan pertumbuhan.

Baca Juga: BYD Pamer Teknologi Cas 5 Menit, Baterai Mobil Listrik Terisi hingga 70%

Baca Juga: BYD Sealion 5 Terjegal Uji Keselamatan, Cuma Dapat 3 Bintang

Baca Juga: Toyota Kuasai 60,3% Ekspor Mobil RI, Tembus 223 Ribu Unit dalam 9 Bulan

Sepanjang Januari hingga September 2026, distribusi mobil PHEV di Indonesia mencapai 10.264 unit, meningkat 209,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, penurunan distribusi pada September belum cukup untuk menyimpulkan bahwa permintaan PHEV di Indonesia mengalami pelemahan secara berkelanjutan. Perkembangan distribusi pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi indikator untuk melihat apakah penurunan BYD M6 DM hanya bersifat sementara atau menjadi bagian dari perubahan persaingan di pasar PHEV nasional.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *