
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan pembangunan 3 juta rumah akan terus didukung pembiayaannya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa perbankan memiliki peran penting dalam mendorong pelaksanaan program pemerintah, terutama melalui penyediaan akses pembiayaan bagi pelaku usaha dan masyarakat.
“Sektor perbankan yang memiliki jangkauan akses keuangan terbesar pada masyarakat berperan besar sebagai mitra strategis dalam mendukung dan mencapai tujuan program-program pemerintah terhadap pengembangan pada sektor riil di Indonesia,” ujar Dian dalam lembar jawaban tertulis, Minggu (18/10/2026).
Tercatat, per Agustus 2026 realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun anggaran 2026 mencapai Rp209,29 triliun dengan menjangkau 3,25 juta debitur.
Dengan adanya program pemerintah, kata Dian, dapat membuka peluang pengembangan usaha bagi perbankan sekaligus mendukung pertumbuhan kredit dan pemerataan ekonomi nasional.
“Program pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan oleh perbankan sebagai kesempatan pengembangan usaha sekaligus menjadi bagian dari strategi bank dalam menjaga pertumbuhan kredit dan pemerataan ekonomi nasional,” katanya.
Selain penyaluran KUR, perbankan terus menyediakan akses pembiayaan untuk mendukung program strategis pemerintah.
“Peran perbankan tidak hanya terbatas pada penyaluran kredit, tetapi juga mencakup dukungan terhadap ekosistem program secara keseluruhan supaya program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Dian.
