Sunday, October 18News That Matters

Setelah 4 Dekade Bersama, KFC Pilih Coca-Cola dan Tinggalkan PepsiCo


Wacana Berita, Jakarta –

KFC resmi menunjuk Coca-Cola sebagai mitra minuman untuk seluruh gerai di Amerika Serikat (AS), mengakhiri kemitraan dengan PepsiCo yang telah berlangsung sekitar empat dekade. Pergantian tersebut menjadi tantangan baru bagi PepsiCo di tengah tekanan terhadap penjualan minuman bersoda dan bisnis makanan ringannya di pasar AS.

Reuters melaporkan, kesepakatan KFC dengan Coca-Cola diumumkan pada Kamis (15/10/2026). Produk Coca-Cola dijadwalkan tersedia di restoran KFC AS mulai musim semi 2027. Nilai finansial kerja sama tersebut tidak diungkapkan.

KFC memiliki 3.718 gerai di AS. Kehilangan jaringan restoran tersebut sebagai mitra minuman berpotensi menjadi pukulan bagi PepsiCo, yang tengah berupaya memperbaiki penjualan minuman bersoda di tengah perubahan preferensi konsumen menuju produk yang dinilai lebih sehat.

Tekanan juga datang dari bisnis makanan ringan PepsiCo. Kenaikan harga dan perubahan perilaku konsumen menjadi tantangan bagi perusahaan, sementara biaya yang meningkat turut menekan margin keuntungan.

CEO PepsiCo Ramon Laguarta sebelumnya mengatakan bahwa pemulihan pertumbuhan dan margin perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan. Pada awal Oktober 2026, PepsiCo juga memangkas proyeksi laba inti tahunan akibat tekanan biaya yang lebih tinggi.

Kemitraan KFC dan PepsiCo Berakhir

Hubungan KFC dan PepsiCo bermula ketika PepsiCo mengakuisisi KFC sebagai bagian dari strategi ekspansi ke bisnis makanan dan makanan ringan. PepsiCo kemudian memisahkan bisnis KFC pada 1997, tetapi tetap menjadi mitra penyedia minuman bagi perusahaan induknya, Yum Brands.

Analis pasar modal Jay Woods dari Freedom Capital Markets menilai hilangnya kemitraan dengan merek restoran besar dapat memberikan citra negatif bagi PepsiCo.

“Ini benar-benar terlihat buruk bagi PepsiCo ketika kehilangan mitra merek besar seperti itu,” ujar Woods, mengutip Reuters.

Menurut dia, keputusan tersebut memperlihatkan perbedaan arah strategi di antara dua perusahaan besar dalam industri yang sama. Namun, Reuters mencatat Freedom Capital Markets memiliki saham Coca-Cola.

Meski kehilangan kerja sama dengan KFC di AS, PepsiCo masih mempertahankan sejumlah kemitraan penting. Juru bicara PepsiCo mengatakan perusahaan dan Yum Brands baru memperbarui kesepakatan untuk Taco Bell serta gerai KFC di pasar internasional. Kerja sama Taco Bell berlaku selama 10 tahun.

PepsiCo juga masih menjadi mitra minuman bagi jaringan restoran Subway dan Jersey Mike’s Subs. Selain itu, perusahaan menjalankan layanan minuman di Pizza Hut, yang keluar dari kelompok bisnis Yum Brands pada 2026. Pizza Hut sebelumnya beralih dari Coca-Cola ke PepsiCo pada 2011.

Perubahan kemitraan KFC terjadi ketika PepsiCo juga menghadapi tekanan dari investor aktivis Elliott Investment Management. Investor tersebut mengungkapkan kepemilikannya di PepsiCo pada tahun lalu dan mendesak perusahaan melepas aset yang berkinerja buruk serta memperbaiki kinerja bisnisnya di Amerika Utara.

Baca Juga: Eks Dirut BNI Achmad Baiquni Jadi Direktur KFC (FAST)

Baca Juga: Dividen Coca-Cola Jadi Mesin Uang Berkshire Hathaway, Cuan Capai US$848 Juta

Langkah tersebut menambah tantangan bagi manajemen PepsiCo untuk memulihkan pertumbuhan di tengah tekanan biaya, perubahan preferensi konsumen, dan persaingan di pasar minuman.

Di sisi lain, Coca-Cola telah lama menjadi mitra penyedia minuman bagi jaringan restoran cepat saji McDonald’s dan Wendy’s. Masuknya Coca-Cola ke jaringan KFC di AS memperluas jangkauan kemitraannya di sektor restoran cepat saji.

Meski demikian, dampak finansial pergantian mitra tersebut bagi KFC, Coca-Cola, maupun PepsiCo belum dapat dihitung karena nilai kontrak tidak diungkapkan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *