
Sebastian Fundora mempertahankan gelar juara kelas menengah junior WBC setelah mengalahkan Ermal Hadribeaj melalui knockout dramatis pada detik terakhir ronde ke-12 di The Cosmopolitan of Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (17/10) malam.
Petinju berjulukan “The Towering Inferno” itu menjatuhkan penantang asal Albania tersebut dengan pukulan tangan kiri tepat sebelum bel penutup berbunyi.
Wasit Thomas Taylor menghentikan pertarungan pada menit 2:59 ronde terakhir, meskipun Hadribeaj sempat bangkit sebelum hitungan mencapai 10.
Sebastian Fundora (25-1-1, 17 KO) pun mencatat kemenangan kelima secara beruntun sekaligus memberikan kekalahan profesional pertama kepada Hadribeaj, yang kini memiliki rekor 23 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang dengan delapan knockout.
“Saya suka karena kami menjatuhkannya pada detik terakhir. Itu dramatis,” kata Fundora.
Ia mengaku kembali melancarkan pukulan setelah melihat Hadribeaj hampir terjatuh akibat pukulan kiri pada ronde terakhir.
Juara asal Coachella, California, tersebut sebenarnya sudah unggul nyaman dalam penilaian juri sebelum mengakhiri duel. Ketiga juri memberikan skor 109-98, 108-99, dan 107-100 untuk Fundora.
Hadribeaj, petinju berusia 32 tahun yang bermukim di Miami, tampil kompetitif selama sebagian besar pertarungan.
Ia berusaha mendekati Fundora yang bertinggi sekitar 1,98 meter untuk melancarkan serangan jarak dekat. Hadribeaj bahkan sempat mendaratkan pukulan kiri yang membuat sang juara mendapat tekanan pada ronde kedua.
Namun, Fundora mulai memanfaatkan keunggulan jangkauan dan pukulan atasnya pada ronde-ronde berikutnya. Ia berulang kali mendaratkan uppercut dari jarak dekat serta menyerang tubuh lawannya.
Hadribeaj mulai terlihat kelelahan sejak ronde kedelapan dan kehilangan dua poin akibat pelanggaran menahan lawan pada ronde ketiga dan ke-11.
Hadribeaj mendapatkan kesempatan menantang Fundora setelah mengalahkan petinju Prancis yang sebelumnya belum terkalahkan, Bakary Samake, melalui keputusan angka mutlak pada 23 Mei di Oberhausen, Jerman.
Bagi Sebastian Fundora, kemenangan ini memperpanjang kebangkitannya sejak mengalami satu-satunya kekalahan dalam karier profesionalnya. Ia kalah melalui knockout pada ronde ketujuh saat menghadapi Brian Mendoza pada April 2023.
Fundora kini berharap dapat menghadapi pemenang duel unifikasi gelar antara juara WBA dan WBO Jaron “Boots” Ennis serta pemegang sabuk IBF Josh Kelly, yang diperkirakan berlangsung pada awal 2027.
“Kami sudah menjalani pertahanan gelar keempat. Sekarang, mari mengejar gelar juara sejati,” ujar Fundora.
Ia menegaskan akan berusaha mengatasi calon lawan berikutnya seperti yang dilakukannya terhadap Hadribeaj dan para petinju yang dihadapinya sebelumnya.
Meski puas dengan hasil pertandingan, Sebastian Fundora mengakui masih ada aspek penampilannya yang perlu diperbaiki. Ia berencana kembali berlatih untuk membenahi kekurangan sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Artikel Tag: jaron ennis, sebastian fundora
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tinju/sebastian-fundora-pukul-ko-ermal-hadribeaj-pada-detik-terakhir-ronde-ke-12
