
Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak sideways pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Indeks akan bergerak di kisaran level 5.800–6.000.
“Pelaku pasar perlu mencermati kenaikan harga minyak dunia serta ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang berpotensi menekan sentimen pasar,” tulis riset Phintraco Sekuritas.
Sentimen global masih dibayangi pelemahan bursa saham Wall Street pada Rabu (14/10/2026). Penurunan tersebut dipicu data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan serta tekanan pada saham-saham teknologi.
Inflasi berdasarkan Consumer Price Index (CPI) AS tercatat meningkat 0,6% secara bulanan atau month on month (mom) dan 3,7% secara tahunan atau year on year (yoy) pada September 2026.
“Angka tersebut memperkuat kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga, yang dapat meningkatkan biaya pendanaan dan menekan valuasi saham,” ungkap Phintraco Sekuritas.
Dari Asia, inflasi Tiongkok tercatat naik 0,9% YoY pada September 2026. Sementara itu, ekspor negara tersebut melonjak 36,3% YoY pada periode yang sama, memberikan gambaran mengenai perkembangan aktivitas perdagangan di ekonomi terbesar kedua dunia itu.
Pergerakan harga komoditas juga menjadi perhatian. Harga minyak mentah Brent menguat ke level US$106 per barel pada Rabu (14/10/2026). Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan tekanan biaya bagi sejumlah sektor usaha serta memengaruhi ekspektasi inflasi global.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Sempat Tembus 6.009 Sebelum Berakhir di 5.943
Baca Juga: Geger Isu Pemakzulan Wapres Gibran Bikin Investor Ngeri: IHSG Anjlok, Rupiah Kena Mental
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun turun 2 basis poin ke level 5,19%. Sebaliknya, harga emas spot melemah 1,5% ke posisi US$4.093 per troy ounce.
Dengan beragam sentimen tersebut, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dalam rentang 5.800–6.000 pada perdagangan hari ini.
“Investor disarankan mencermati perkembangan inflasi AS, arah kebijakan The Fed, dan pergerakan harga minyak sebagai faktor yang dapat memengaruhi volatilitas pasar,” jelas Phintraco Sekuritas.
Untuk perdagangan Kamis sepanjang hari ini, saham-saham yang masuk dalam daftar pilihan adalah BRPT, PANI, UNTR, ISAT, BDMN, dan MAPI.
