
Praktisi hukum Ahmad Khozinuddin menilai dukungan politik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini tidak lagi terlihat seperti saat dirinya diusung sebagai calon wakil presiden. Ia menyoroti sikap partai-partai politik yang menurut pengamatannya tidak menunjukkan pembelaan dalam polemik dokumen pendidikan Gibran.
Ahmad bahkan mengibaratkan putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu seperti anak terlantar. Menurutnya, Gibran yang dahulu mendapat dukungan dari berbagai partai kini menghadapi persoalan tersebut tanpa dukungan politik yang sama.
“Saya melihat Gibran ini kalau dulu itu pangeran ya semua partai memuja ya, mengasuh dan sebagainya hari ini dia sudah jadi anak terlantar,” ujar Ahmad, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Ahmad kembali menyoroti partai-partai yang sebelumnya mengusung Gibran sebagai calon wakil presiden. Ia menilai belum ada satu pun partai tersebut yang tampil membela Gibran dalam persoalan surat keterangan atau suket terkait pendidikan.
“Karena tidak ada satu pun partai politik yang dulu mengusungnya mengasuh di urusan suket ini,” tukasnya.
Lebih jauh, Ahmad menduga persoalan yang kini dihadapi Gibran bisa saja dipandang sebagian elite politik sebagai peluang tersendiri. Ia menyampaikan dugaan tersebut sebagai pandangannya terhadap situasi politik yang berkembang.
Baca Juga: Pegang 80 Persen Kursi DPR, Mahfud MD Ungkap Benteng Kuat Koalisi Prabowo Halangi Pemakzulan Gibran
“Bahkan boleh jadi sikap batin partai hari ini ya kalau dia terlantar dan kemudian kesandung jatuh ya syukur sekali ya,” lanjutnya.
Pernyataan Ahmad itu disampaikan setelah dirinya melaporkan Gibran bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ke Bareskrim Polri. Ia kembali mengangkat persoalan tersebut dengan menyoroti respons partai-partai politik yang sebelumnya mendukung Gibran.
