Thursday, October 8News That Matters

Leonardo DiCaprio Bersuara soal Kebakaran Hutan Indonesia


Leonardo DiCaprio menyuarakan keprihatinannya atas kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatra. Aktor sekaligus aktivis lingkungan asal Amerika Serikat itu menyoroti dampak kebakaran terhadap krisis iklim, keanekaragaman hayati, serta satwa endemik yang kehilangan habitat.

Dalam unggahannya, DiCaprio menjelaskan bahwa kebakaran lahan gambut tidak hanya menghancurkan hutan, tetapi juga melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer.

“Ketika lahan gambut yang kaya akan karbon seperti ini terbakar, lahan tersebut juga melepaskan sejumlah besar karbon yang tersimpan, yang makin memperparah krisis iklim dan keanekaragaman hayati,” tulis DiCaprio.

Menyoroti nasib orangutan dan owa ungko

Perhatian DiCaprio juga tertuju pada satwa liar yang hidup di hutan Kalimantan dan Sumatra. Ia menyebut orangutan Kalimantan serta owa ungko Kalimantan sebagai satwa yang terdampak langsung ketika kebakaran menghanguskan habitat mereka.

“Orangutan Kalimantan terlihat melarikan diri dari hutan yang terbakar seiring hilangnya habitat mereka, Owa Ungko Kalimantan yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas pohon, memiliki sedikit pilihan untuk melarikan diri saat api melahap hutan di sekitar mereka,” tulisnya.

DiCaprio juga menyayangkan kebakaran apabila peristiwa tersebut dipicu oleh keserakahan manusia. Menurut dia, perubahan iklim membuat hutan-hutan di Kalimantan menjadi lebih kering, lebih panas, dan lebih rentan terbakar. Ia menyebut kebakaran tersebut sering kali bermula dari pembukaan lahan pertanian oleh manusia.

Melalui unggahan itu, DiCaprio mendorong semua pihak ikut membantu penanganan kebakaran hutan. Pernyataan tersebut menambah daftar keterlibatannya dalam kampanye perlindungan lingkungan dan satwa liar.

Jejak DiCaprio dalam isu konservasi

DiCaprio sebelumnya pernah mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh pada Maret 2019 dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya pada Juni 2019. Ia juga turut mendirikan organisasi konservasi Re:wild, yang berfokus pada perlindungan dan pemulihan keanekaragaman hayati serta penyelamatan spesies terancam punah.

Organisasi tersebut disebut telah menyalurkan lebih dari 100 juta dolar AS untuk berbagai proyek iklim, konservasi laut, dan perlindungan komunitas adat. Atas kiprahnya sebagai aktivis lingkungan, DiCaprio menerima Crystal Award dari World Economic Forum pada 2016 dan Clinton Global Citizen Award pada 2014.

Di dunia hiburan, DiCaprio dikenal luas melalui perannya sebagai Jack dalam film Titanic. Ia memulai karier pada dekade 1980-an melalui iklan komersial. Film panjang pertamanya, Critters 3, dirilis pada 1991. Pada tahun yang sama hingga 1992, ia tampil sebagai pemeran utama dalam sitkom Growing Pains.

Kariernya kemudian berkembang lewat film This Boy’s Life, saat ia beradu akting dengan Robert De Niro. DiCaprio meraih Oscar pertamanya melalui What’s Eating Gilbert Grape pada 1993. Sejumlah film sukses lain yang dibintanginya antara lain Inception, Once Upon a Time in Hollywood, The Wolf of Wall Street, dan Killers of the Flower Moon.

Film One Battle After Another yang tayang pada 2025 juga disebut meraih kesuksesan. Pada 2026, DiCaprio dijadwalkan merilis dua film baru, yakni Death Boom dan Serling. Sepanjang kariernya, ia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Oscar, Golden Globe Awards, BAFTA Awards, Screen Actors Guild Awards, dan MTV Movie Awards.

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *