
Berita Liga Italia: Dalam wawancara terbaru, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengulas perannya dalam mengasah bakat pemain top dan menyampaikan pandangannya tentang tantangan yang dihadapi Dusan Vlahovic.
Spalletti, yang dikenal sebagai ahli strategi ulung, membandingkan Kenan Yildiz dengan Khvicha Kvaratskhelia, pemain muda berbakat yang pernah diasuhnya. Dia menilai Yildiz sebagai pemain yang mampu memberikan kilau tambahan dalam permainan, meskipun saat ini Yildiz harus menepi karena pemulihan cedera lutut. “Gerakannya kerap tidak terduga dan bisa memecah pertahanan lawan,” ungkap Spalletti dengan penuh semangat.
Sepanjang kariernya, Spalletti telah berkontribusi besar dalam mengembangkan potensi pemain seperti Mohamed Salah dan David Pizarro. Salah, yang pernah diasuhnya di Roma, disebutnya sebagai pemain yang bisa menghadirkan penghargaan Ballon d’Or bagi siapa pun yang beruntung melatihnya. Sementara itu, Pizarro digeser perannya oleh Spalletti agar lebih sering berinteraksi dengan bola, sehingga bisa lebih menunjukkan kemampuannya.
Spalletti juga mengungkapkan bagaimana ia membantu Stanislav Lobotka bangkit dari keterpurukan di Napoli. “Kadang pemain hanya perlu diyakinkan bahwa mereka dipilih dan dipercaya,” jelasnya.
Namun, tak semua upayanya membuahkan hasil sempurna. Spalletti mengakui bahwa ia belum sepenuhnya memahami potensi Adam Ounas di Napoli. Sedangkan mengenai Dusan Vlahovic, pelatih berpengalaman ini menilai sang striker perlu menemukan keseimbangan emosional dalam permainannya. “Memberikan tekanan berlebih sama buruknya dengan tidak memberikan cukup usaha. Semuanya tentang menemukan suhu emosional yang tepat,” pungkasnya.
Dengan wawasan dan pengalamannya, Spalletti terus berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemainnya, membawa Juventus menuju kejayaan di kancah Serie A.
Artikel Tag: juventus, luciano spalletti
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/spalletti-yildiz-mirip-kvaratskhelia-vlahovic-bikin-masalah-sendiri
