Tuesday, September 29News That Matters

Mawatu Siap Buka 16 Oktober, Wajah Baru Pusat Aktivitas Labuan Bajo


Wacana Berita, Jakarta –

Labuan Bajo bersiap memiliki wajah baru seiring soft opening kawasan Mawatu yang akan dilaksankan pada 16 Oktober 2026 mendatang. Mawatu segera menjelama sebagai pusat aktivitas baru di Labuan Bajo, ditandai dengan persiapan operasional lebih dari 50 tenant retail dan food & beverage (F&B), serta sejumlah fasilitas publik dan pendukung kawasan yang saat ini telah memasuki tahap akhir.

Beragam tenant, mulai dari kuliner, retail, fashion, produk lokal, wellness, hingga berbagai layanan akan menjadi bagian dari upaya Mawatu membangun destinasi yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, tetapi juga ruang aktivitas bagi masyarakat dan wisatawan.

“Lebih dari 50 tenant yang bersiap hadir di Mawatu menjadi salah satu proof point bahwa ada kepercayaan terhadap apa yang sedang kami bangun. Membawa konsep seperti ini ke Flores tentu membutuhkan effort yang besar karena ini merupakan sesuatu yang baru. Karena itu, ketika pelaku usaha memilih untuk mengambil bagian, kami melihatnya sebagai langkah penting,” ujar Jonathan Budiman, Head of Strategic Marketing, Vasanta Group.

Sejumlah tenant yang akan hadir antara lain Alma, La Cucina, Altomare, Bale Nagi, Sashi Bakehouse dan Uttara by Mimamori Group, Toko Tiga Kopitiam, Wafflelicious, Mandalika Corner, Charis Sei, Native, Flores Kita, Guardian, Alfamart, Vinyard, Sensatia, Wakai-Go, The Little Things She Need, Floresca Spa, Bajo Gym Center, Bajo Oasis Karaoke, dan Komodo Ethnic Tenun, bersama puluhan tenant lainnya.

menurut Jonathan, Cinema XXI juga akan hadir di Mawatu dan dijadwalkan memulai debut penayangan filmnya juga pada 16 Oktober 2026.

Kehadiran berbagai pilihan tersebut diharapkan dapat memperkaya aktivitas dan pengalaman wisata di darat. “Selama ini, Labuan Bajo dikenal kuat dengan daya tarik wisata lautnya, sementara pengembangan aktivitas wisata di darat masih memiliki ruang yang besar. Mawatu ingin mengambil bagian dalam mengisi ruang tersebut dengan menghadirkan beragam pilihan aktivitas dalam satu kawasan.”

Fasilitas Publik Dipersiapkan

Lebihn lanjut Jonathan menjelaskan, persiapan Mawatu tidak hanya berfokus pada tenant. Sejumlah fasilitas publik dan pendukung kawasan juga terus diperkuat menjelang soft opening.

Area pantai publik disiapkan sebagai ruang terbuka yang dapat dinikmati masyarakat, dengan peningkatan fasilitas pendukung, termasuk sarana sanitasi dan mushola. Jetty juga telah siap untuk memasuki tahapan operasional penuh, sementara pengaturan area parkir terus dimatangkan untuk mendukung mobilitas pengunjung.

Dari sisi hospitality, Mawatu juga tengah mempersiapkan kehadiran hotel yang akan dikelola oleh jaringan hospitality internasional. Kehadiran hotel tersebut nantinya melengkapi pilihan lifestyle dan fasilitas yang tersedia di dalam kawasan.

“Bagi kami, 16 Oktober adalah langkah pertama untuk membangun sebuah destinasi yang dapat memberi lebih banyak alasan bagi wisatawan untuk tinggal lebih lama dan mengeksplorasi Labuan Bajo serta Flores,” tutup Jonathan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *