Friday, September 25News That Matters

Xbox Kembali PHK Ratusan Karyawan dalam Restrukturisasi Terbaru


Microsoft kembali memangkas tenaga kerja di bisnis Xbox. Sebanyak 268 posisi dihapus dalam restrukturisasi yang menyasar Halo Studios, sejumlah studio gim pihak pertama, serta jajaran manajemen dan fungsi pusat Xbox Game Studios.

Restrukturisasi ini telah berlangsung sejak Juli 2026. Menurut Executive Vice President sekaligus Chief Content Officer Xbox, Matt Booty, rangkaian perubahan tersebut—termasuk pelepasan sejumlah studio—kini telah mencapai sekitar 75 persen dari target yang sebelumnya diumumkan.

Target pengurangan 3.200 posisi

Xbox pada Juli mengumumkan rencana pengurangan sekitar 3.200 posisi sepanjang tahun fiskal 2027. Pada tahap awal, sekitar 1.600 posisi telah dihapus. Pemangkasan terbaru terhadap 268 posisi menjadi bagian lanjutan dari penataan organisasi tersebut.

Microsoft menyatakan restrukturisasi dilakukan untuk menyederhanakan struktur perusahaan sekaligus memperkuat pengelolaan waralaba gim. Perubahan tidak hanya berupa PHK, tetapi juga mencakup pengalihan tanggung jawab dan penataan ulang hubungan antarstudio.

Activision kini memperoleh tanggung jawab yang lebih besar atas Rare dan World’s Edge. Obsidian akan berada di bawah Bethesda. Sementara itu, Playground dan Turn 10 akan bergabung dengan fokus pada pengembangan gim Forza dan Fable.

Di bawah susunan baru tersebut, Compulsion Games, Double Fine Productions, dan Undead Labs akan kembali beroperasi sebagai studio independen. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya Xbox merapikan pengelolaan berbagai tim pengembang yang berada di bawah naungannya.

Halo Studios terdampak, tetapi tidak ditutup

Halo Studios termasuk unit yang terkena dampak paling besar dalam pemangkasan terbaru. Namun, Microsoft tidak menutup studio tersebut sepenuhnya. Tim yang tersisa akan tetap menangani dukungan bagi komunitas serta gim Halo yang sudah tersedia.

Pengembangan gim Halo berikutnya akan dialihkan kepada tim baru yang berada di bawah Activision. Peralihan ini memisahkan tanggung jawab atas proyek mendatang dari operasional tim Halo Studios yang masih bertahan.

Masa depan Arkane Lyon masih dikaji

Selain perubahan di Halo, Xbox juga tengah berkonsultasi mengenai masa depan Arkane Studios di Lyon, Prancis. Proses tersebut masih berlangsung dan dapat mencakup beberapa opsi, yakni penjualan, pemisahan, atau penutupan studio.

Konsultasi mengenai Arkane Lyon diperkirakan berjalan hingga akhir 2026. Belum ada keputusan akhir yang disebutkan terkait opsi mana yang akan dipilih untuk studio tersebut.

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *