Friday, September 25News That Matters

PDIP Turun, Gerindra Melesat, Dian Sandi Malah Bingung PSI yang Diserang


Wacana Berita, Jakarta –

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, menyoroti hasil survei terbaru Poltracking Indonesia yang memotret elektabilitas PSI, Partai Gerindra, dan PDI Perjuangan (PDIP).

Dalam survei yang dirilis pada 23 September 2026 tersebut, Partai Gerindra menempati posisi teratas dengan elektabilitas 23,2 persen. Sementara itu, PDIP berada di posisi berikutnya dengan perolehan 11,6 persen, sedangkan PSI mencatatkan elektabilitas 2,3 persen.

Dian Sandi menilai elektabilitas PSI cenderung bergerak fluktuatif, sedangkan tren PDIP terus mengalami penurunan seiring menguatnya elektabilitas Partai Gerindra.

“PSI memang turun naik dari beberapa survei tapi PDIP tetap turun seiring kenaikan Gerindra,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (25/9).

Meski demikian, Dian Sandi mengaku heran karena PDIP kerap terlibat perdebatan dengan PSI.

“Saya heran kenapa mereka ingin kelahinya sama PSI terus?” tandasnya.

Sebagai informasi, elektabilitas PDIP tercatat mengalami penurunan dalam setahun terakhir. Pada Oktober 2025, partai tersebut berada di angka 15,7 persen, kemudian turun menjadi 14,4 persen pada Mei 2026, 12,3 persen pada Juli 2026, hingga mencapai 11,6 persen dalam survei terbaru.

Baca Juga: Siapa Pengganti Gibran? Denny Indrayana Beberkan Opsi Dua Nama dari Prabowo

Di sisi lain, Partai Gerindra masih bertahan sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi, yakni 23,2 persen. Namun jika dilihat dalam jangka pendek, angkanya cenderung stabil dan bahkan sedikit menurun setelah sempat mencapai 26,1 persen pada Maret 2026 dan 23,5 persen pada Juli 2026.

Sementara itu, PSI mencatatkan elektabilitas sebesar 2,3 persen. Angka tersebut menunjukkan tren yang masih fluktuatif dan belum memberikan kenaikan signifikan bagi partai untuk menembus ambang batas parlemen.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *