Wednesday, September 23News That Matters

KRL Jabodetabek Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, KAI Bidik 2 Juta Penumpang


Wacana Berita, Jakarta –

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan perpanjangan jalur KRL Jabodetabek ke sejumlah wilayah untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang. Jalur dari Cikarang akan diperpanjang hingga Cikampek, sementara jalur Bogor diarahkan sampai kawasan Lido.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan kedua jalur tersebut ditargetkan rampung pada 2028. Perpanjangan jalur dari Cikarang menuju Cikampek memiliki panjang sekitar 42 kilometer.

Sementara itu, jalur Bogor akan diperpanjang dari Bogor menuju Cigombong hingga kawasan Lido.

Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi KAI menghadapi pertumbuhan jumlah pengguna KRL Jabodetabek. Saat ini rata-rata volume penumpang mencapai sekitar 1,1 juta orang per hari, dengan jumlah penumpang pada periode puncak dapat mencapai 1,3 juta orang per hari.

KAI menargetkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek meningkat hingga 2 juta penumpang per hari. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan tidak hanya memperpanjang jaringan, tetapi juga meningkatkan kapasitas pada sejumlah lintas yang telah beroperasi.

Pada lintas Rangkasbitung atau Green Line, KAI mulai menambah lima gardu traksi pada 2026. Selain itu, kapasitas sembilan gardu traksi lainnya juga akan ditingkatkan.

Pekerjaan tersebut ditargetkan memungkinkan seluruh lintas Rangkasbitung dilalui rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta atau SF12 pada semester I 2027.

Sistem persinyalan di lintas tersebut juga akan ditingkatkan. KAI menargetkan waktu tunggu antarkereta atau headway yang saat ini berada di kisaran 10–15 menit dapat dipangkas menjadi sekitar 4–5 menit.

Peningkatan tersebut diharapkan membuat perjalanan kereta di lintas Rangkasbitung dapat berlangsung dengan jarak waktu yang lebih rapat dan kapasitas angkut yang lebih besar.

KAI juga menyiapkan rekayasa perjalanan pada Bogor Line. Salah satu langkahnya adalah mengakhiri perjalanan Nambo Line di Citayam.

Baca Juga: Molor Lebih dari Setahun, Bos KAI Keluhkan KRL Buatan INKA

Rekayasa tersebut diproyeksikan membuka tambahan 22 slot perjalanan menuju Bogor. Dengan tambahan tersebut, kapasitas Bogor Line diperkirakan meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan kondisi saat ini.

Selain peningkatan kapasitas pada lintas yang sudah beroperasi, perpanjangan jalur menuju Cikampek dan Lido menjadi bagian dari pengembangan jaringan KRL Jabodetabek hingga 2028.

Melalui kombinasi perluasan jaringan, penambahan sarana pendukung, peningkatan persinyalan, dan rekayasa perjalanan, KAI menargetkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek dapat mencapai 2 juta penumpang setiap hari.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *