
Investigasi mengenai dugaan pembuatan ijazah Joko Widodo (Jokowi) memasuki titik yang diklaim penting oleh Aktivis 98 Rustam Effendi. Selain mengawal laporan ke kepolisian, Rustam mengaku turun langsung ke lapangan dan mendatangi kawasan Pasar Pramuka, Jakarta Timur.
Dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube Langkah Update, Rustam mengklaim menemukan sejumlah informasi dan rekaman dari pihak-pihak yang ditemuinya dalam proses penelusuran. Menurut dia, keterangan tersebut berkaitan dengan informasi mengenai percetakan dokumen pada masa lalu.
Rustam bersama Rizal Fadillah dan Heru sebelumnya mengajukan laporan ke Bareskrim Mabes Polri. Laporan itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan kini masuk dalam proses penyelidikan.
Baca Juga: Aktivis 98 Ngaku Temui Keluarga Jokowi Demi Usut Ijazah Palsu, Jawabannya…
Rustam mengatakan pihaknya ingin penyidik tidak berhenti pada pemeriksaan pelapor. Ia mendorong polisi menelusuri pihak-pihak yang dianggap mengetahui alur pembuatan dokumen yang dipersoalkan.
Dalam pemeriksaan penyidik, Rustam mengaku telah memberikan sejumlah nama dan inisial yang menurutnya dapat membantu mengungkap persoalan tersebut. Ia berharap orang-orang yang disebutnya dapat dipanggil dan memberikan keterangan secara resmi.
“Kami sudah menyerahkan data dan poin-poin penting kepada penyidik. Harapan kami, pihak kepolisian berani memanggil semua saksi kunci yang terlibat agar status hukumnya menjadi terang benderang dan transparan bagi publik,” ungkapnya.
Baca Juga: Daripada Dimakzulkan Gegara Ijazah, Gibran Disarankan Ikuti Cara Bung Hatta
Menurut Rustam, keberadaan saksi menjadi bagian penting dalam investigasi yang dilakukan Tim Pemburu Ijazah Palsu (TPIP). Ia menilai keterangan langsung dari orang-orang yang mengetahui riwayat dokumen diperlukan agar dugaan yang selama ini berkembang dapat diuji melalui proses hukum.
Ia juga menegaskan bahwa fokus TPIP saat ini adalah mengungkap pihak yang mereka duga berada di balik pembuatan dokumen tersebut. Karena itu, Rustam meminta proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan independen.
