Monday, September 21News That Matters

IHSG Berpeluang Rebound ke 6.500-6.550, Investor Diminta Cermati Support 6.400


Wacana Berita, Jakarta –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami technical rebound pada perdagangan Senin (21/9/2026), setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah.

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih cenderung bearish. Menurut dia, IHSG perlu bertahan di area 6.432–6.377 untuk meredam tekanan jual.

Jika IHSG menembus ke bawah area tersebut, koreksi berpotensi berlanjut hingga level 6.290. Sebaliknya, apabila mampu berbalik menguat, IHSG perlu melewati area 6.452–6.504 terlebih dahulu.

“Kiwoom Research menyarankan investor untuk wait & see sambil mencermati kemampuan IHSG bertahan di atas 6.432–6.377 sebagai area support kunci,” kata Liza dalam riset hariannya, Senin (21/9/2026).

Setelah melewati 6.452–6.504, IHSG masih perlu menembus 6.509-6.552 sebelum berpeluang menguji area resistance 6.590–6.732.

Sementara itu, Retail Research Analyst BNI Sekuritas Karina Rusfidyawati melihat peluang technical rebound pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan bergerak menuju area 6.500–6.550.

“Adapun level support IHSG berada di 6.400–6.320, sedangkan resistance di 6.500–6.550,” kata Karina.

Baca Juga: IHSG Turun 1,53% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Tergerus Rp180 Triliun

Baca Juga: IHSG Ambles di Akhir Pekan, Turun 0,33% ke Level 6.441,15

Pada perdagangan Jumat (18/9/2026), IHSG ditutup turun 0,33% ke level 6.441,16. Pelemahan tersebut dibarengi net sell investor asing sekitar Rp1,79 triliun.

Saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BBCA, BMRI, AMMN, TLKM, dan DSSA. Namun, dana asing masih mengalir ke sejumlah saham seperti ANTM, BRMS, MDKA, AADI, dan INCO.

Di tengah peluang rebound IHSG, BNI Sekuritas mencermati enam saham, yakni INCO, ANTM, ARCI, MAPI, BULL, dan MBMA.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *