
Konflik Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas. Sarwendah mengajukan gugatan balik atau rekonvensi dalam perkara hak asuh anak yang masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Salah satu poin yang diajukan Sarwendah dalam gugatan tersebut berkaitan dengan persoalan keyakinan. Di tengah proses hukum itu, Ruben justru mengunggah kembali momen saat dirinya berbuka puasa bersama anak-anak.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya @ruben_onsu, Ruben menceritakan respons anak-anak setelah mengetahui dirinya berpindah keyakinan dan menjadi mualaf.
Dalam video tersebut, Betrand Peto terlihat meminta izin makan kepada Ruben yang masih menunggu waktu berbuka. Anak-anak Ruben juga tampak menggoda sang ayah saat menjalankan ibadah puasa.
Ruben kemudian menegaskan dirinya tidak pernah mengajak anak-anak mengikuti keyakinannya, termasuk Betrand yang kini tinggal bersamanya.
“Video ini dimana saya sedang menunggu buka puasa dan suasana bercanda mereka yg membuat lega. dan barulah 31 Maret 2025 saya mengupload video kalau saya sudah menjadi seorang muslim.”
“dan sampai saat ini onyo tinggal sama saya, tidak sedikitpun terucap dari mulut saya untuk mengajak dia ikut keyakinan saya,” tulis Ruben, dikutip Rabu (16/9/2026).
Ruben bahkan mengatakan dirinya kerap mengantar Betrand ke Gereja Katedral Jakarta Pusat ketika sopir sedang libur. Sambil menunggu Betrand beribadah, Ruben mengaku menjalankan salat Asar di Masjid Istiqlal.
“bahkan ketika di hari minggu krn driver libur, jadi saya sering anter dia ke Gereja Katedral Jakpus, lalu saya menunggu nya sambil saya melakukan ibadah Ashar di Masjid Istiqlal, dan sambil menunggu kabar kalau onyo sudah selsai,” lanjutnya.
Menurut Ruben, keberadaan Betrand justru membuat dirinya semakin rajin beribadah.
“justru krn onyo saya jadi banyak bisa lakukan sholat sunah dan lanjut menghafal surat2 yg jadi pr saya dari guru ngaji saya.”
“lalu setelah itu onyo kabarin kalau udh selesai dan saya jemput lagi di Gereja dan kami pulang,” bebernya.
Baca Juga: Ruben Onsu Sedih Sarwendah Bawa-bawa Agama ke Masalah Hak Asuh Anak: Terlalu Naif
Ruben kemudian menegaskan dirinya dan anak-anak tetap saling menghormati perbedaan keyakinan. Ia berharap perbedaan tersebut tidak menjadi alasan untuk mempersulit kebersamaannya dengan anak-anak.
“Menciptakan dan saling support membuat kami trs belajar untuk kita hidup berdampingan untuk saling menghormati dari segala perbedaan Karena Agama itu sebuah keyakinan bukan paksaan . Dan perbedaan keyakinan itu bukan alasan,” tutupnya.
