
Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan belum berhenti menjadi bahan perbincangan. Di tengah polemik pergantian tersebut, politisi Andi Sinulingga justru mempertanyakan mengapa Purbaya yang lebih dulu dicopot, sementara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni masih bertahan di kabinet.
Andi menyebut Purbaya memang layak dicopot. Namun, ia mempertanyakan keputusan tersebut dengan membandingkannya dengan posisi Menteri Kehutanan yang menurutnya seharusnya mendapat perhatian lebih dahulu.
“Purbaya itu layak di copot, tapi kenapa orang yg duduk di kursi menteri kehutanan ini tidak di copot lebih dulu ya?” tulisnya di akun X, Rabu (16/9/2026).
“Padahal kinerjanya jauuuh lebih buruk,” tambah dia.
Baca Juga: Pakar: Purbaya Diselamatkan, Siapapun Menkeu Sekarang akan Alami Tekanan Berat
Sorotan serupa sebelumnya datang dari Yudo Achilles Sadewa, putra Purbaya. Setelah posisi sang ayah digantikan, Yudo membagikan ulang sebuah infografis melalui Instagram Story di akun @bc.8a41121 yang membandingkan rekam jejak Purbaya dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Dalam infografis tersebut, sejumlah pencapaian Purbaya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan ditonjolkan. Di antaranya pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 10 tahun terakhir, peningkatan pendapatan pajak hingga 22 persen, serta tindakan terhadap barang-barang ilegal.
Sementara itu, infografis tersebut menuliskan Raja Juli sebagai aktor utama di balik banjir Sumatera hingga karhutla Kalimantan.
Baca Juga: Pemerintah: Kami Yakin Menkeu Suahasil akan Sangat Berhasil, Kelebihannya Dua…
Unggahan tersebut kemudian disertai komentar tajam dari Yudo. Ia menyinggung sosok yang disebutnya sebagai “mafia” dan mengaitkannya dengan ancaman terhadap Presiden apabila koruptor ditangkap.
“Well tau lah siapa mafianya. Dia ancam presiden supaya lengser kalo koruptor ditangkap. Sementara bapak pecatin koruptor,” tulis Yudo dalam Instagram Story, Selasa (15/9/2026).
