Saturday, October 24News That Matters

DPRD Jabar Bahas Reaktivasi SPP SMA Negeri untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan


WACANA BERITA – Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, menyatakan rencana reaktivasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di sekolah SMA negeri. Hal ini akan dibahas melalui revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang saat ini masih dalam proses penyusunan.
‎
‎”Ya, ini  lagi nyusun perubahan Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan,” ujar Yomanius, Selasa (7/7/ 2026).
‎
‎Ia berharap pembahasan revisi Perda dapat diselesaikan secepatnya. Namun, proses penyusunannya tetap harus memperhatikan berbagai aspek yang bersifat mendasar agar kebijakan yang dihasilkan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
‎
‎”Harus lebih cepat lebih baik tetapi tidak boleh meninggalkan atau mengabaikan aspek-aspek yang sifatnya prinsipil,” katanya.
‎
‎Yomanius menjelaskan, apabila reaktivasi SPP diterapkan, dana yang dihimpun diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Termasuk pembiayaan kegiatan pengembangan minat dan bakat peserta didik.
‎
‎”Kemudian menyiapkan anggaran untuk anak-anak dan  mengekspresikan diri dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler atau perlombaan-perlombaan O2SN atau hal-hal yang lain,” ujarnya.
‎
‎Ia mengatakan, dukungan anggaran tersebut akan memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai ajang kompetisi.
‎
‎ “Sehingga anak bisa mengekspresikan kemampuannya berlomba di jenjang tingkat kabupaten, jenjang tingkat provinsi, jenjang tingkat nasional, yang berasal dananya dari sana,” katanya.
‎
‎Menurut Yomanius, manfaat reaktivasi SPP tidak hanya untuk mendukung kegiatan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu lulusan.
‎
‎”Dan banyak hal yang kemudian itu bisa terbantu oleh reaktivasi. Ultimate goal-nya adalah agar anak memiliki kualitas lebih baik ketimbang sekarang ini,” ujarnya.
‎
‎Ia menyoroti kualitas lulusan sekolah menengah di Indonesia yang dinilai masih tertinggal dibandingkan  negara lain.
‎
‎”Nah, apalagi kalau kemudian kita lihat secara nasional  kualitas  lulusan SMA anak-anak kita itu sama dengan kualitas lulusan SMP di Filipina” Ucapnya
‎
‎Ia menilai kualitas lulusan sekolah menengah  masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan negara lain, termasuk dalam menembus perguruan tinggi unggulan.
‎
‎”Kita masih memiliki kesulitan untuk bersaing dengan anak-anak yang lain menembus perguruan tinggi tingkat dunia. Jangankan tingkat dunia, perguruan tinggi ternama tingkat nasional saja kita sering kali kalah bersaing,” katanya.
‎
‎Ia menegaskan tujuan utama reaktivasi SPP adalah meningkatkan kualitas lulusan sekolah menengah. Karena itu, Yomanius meyakini reaktivasi SPP dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
‎
‎”kalau misalkan SPP itu direaktivasi, diberlakukan kembali, maka ada peluang peningkatan kualitas pembelajaran. Dan ini yang sangat dibutuhkan agar lulusan kita, anak-anak lulusan sekolah menengah, memiliki kemampuan yang lebih baik dan itu menjadi bekal untuk bersaing masuk perguruan tinggi,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *