Wednesday, September 23News That Matters

Bojan Hodak Akui Persib Bandung sempat ‘Tercekik’ Saat Jumpa Semen Padang


Pelatih Persib, Bojan Hodak, blak-blakan mengakui timnya mengalami fase kritis di awal laga. Bahkan, selama 30 menit pertama, Persib seperti kehilangan arah di tengah panasnya atmosfer Padang—baik secara permainan maupun kondisi cuaca yang menyengat.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini akan menjadi pertandingan sulit. Di 20 sampai 30 menit pertama mereka jauh lebih siap,” ungkap Hodak dalam konferensi pers, nada bicaranya menyiratkan kekhawatiran.

Persib Bandung Tumbangkan Semen Padang 2-0, Ramon De Andrade Souza Jadi Pahlawan

Situasi ini diperparah dengan cuaca panas dan lembap khas Padang yang membuat pemain Persib terlihat kesulitan beradaptasi. Tekanan tinggi dari Semen Padang membuat lini tengah Maung Bandung nyaris lumpuh, seolah “dipaksa menyerah” sebelum benar-benar bertarung.

Gol pembuka dari Ramon De Andrade Souza di menit ke-32 menjadi titik balik yang membalikkan keadaan. Gol itu bukan sekadar angka—melainkan “oksigen” bagi Persib yang sebelumnya terengah-engah.

Setelah unggul, Persib mulai menemukan ritme. Sebaliknya, Semen Padang yang tertinggal justru bermain lebih terbuka—sebuah celah yang langsung dieksploitasi tanpa ampun oleh Maung Bandung.

Hasilnya? Gol kedua kembali lahir dari kaki Ramon di menit ke-69, memastikan kemenangan sekaligus membungkam tekanan publik tuan rumah.

“Di babak kedua, kami mengontrol permainan. Saya tidak melihat banyak peluang dari mereka,” tegas Hodak.

Meski menang meyakinkan, Hodak justru melontarkan peringatan keras. Ia menilai anak asuhnya masih punya “penyakit lama” yang belum sembuh: lambat panas setiap kali kembali dari masa jeda.

“Entah kenapa, setiap pertandingan pertama setelah break, kami belum di level terbaik,” katanya.

Pernyataan ini seolah jadi alarm bahaya bagi skuad Persib. Jika tak segera dibenahi, bukan tidak mungkin dominasi mereka di papan atas bisa terganggu.

Saat ini, Persib kokoh di puncak dengan 61 poin, unggul empat angka dari Borneo FC. Namun dengan performa yang belum stabil, ancaman dari para pesaing jelas masih mengintai.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *