
Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil mencapai babak pamungkas ajang beregu Kejuaraan kontinental Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menangi partai semifinal melawan tim kuat Thailand dengan skor akhir 3-1.
Di partai pertama tunggal putra, pemain peringkat 1 dunia Jonatan Christie kembali harus menuai kekalahan. Kali ini melawan mantan juara dunia Kunlavut Vitidsarn lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 14-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang pada Rabu (23/9) malam waktu setempat.
Namun, pasangan peringkat 2 dunia Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri berhasil membawa Merah Putih menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengalahkan wakil Thailand, Peeratchai Sukphun / Pakkapon Teeraratsakul dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-19.
Alwi Farhan yang tampil di partai ketiga, berhasil membalikan keadaan menjadi 2-1 usai kemenangan atas Puritat Arree dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 21-15 dan 21-13.
Sedangkan di partai keempat ganda putra, pasangan Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin berhasil memastikan kemenangan Indonesia atas Thailand dengan skor akhir 3-1 setelah menundukkan pasangan Chaloempon Charoenkitamorn / Worrapol Thongsa Nga 21-15 dan 21-13.
Sebelumnya tim bulu tangkis putri Indonesia harus menghentikan langkahnya di babak empat besar ajang beregu Kejuaraan kontinental Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menyerah dari unggulan teratas China dengan skor akhir 0-3.
Dalam pertandingan tunggal putri pertama, pemain peringkat 6 dunia, Putri Kusuma Wardani harga menyerah dari pemain peringkat 2 dunia, lewat pertandingan ketat dua game langsung dengan skor 21-15 dan 22-20, mengamankan poin pertama untuk tim Tiongkok.
Pertandingan ini juga merupakan “pertandingan balas dendam” bagi Wang Zhiyi terhadap Putri Kusuma Wardani saat ia kalah darinya di Japan Open BWF World Tour Super 750 awal tahun ini.
“Saya tidak terlalu memikirkan skor, apakah saya unggul atau tertinggal,” kata Wang Zhiyi setelah pertandingan. Ia menjelaskan bahwa ia bermain lebih proaktif di game pertama, tetapi lawannya menciptakan lebih banyak kesulitan baginya di game kedua. Ia merespons dengan memvariasikan gaya bermainnya dan memanfaatkan celah untuk menemukan peluang. Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan penampilan saya.”
Setelah pertandingan, Putri Kusuma Wardani mengatakan bahwa Wang Zhiyi bermain sangat baik, tidak hanya menunjukkan stamina yang hebat di lapangan tetapi juga memberikan banyak tekanan padanya dalam serangan.
Pada pertandingan ganda putri kedua, Merah Putih kembali tertinggal saat pasangan peringkat 9 dunia, Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum menyerah dari pasangan peringkat 1 dunia, Liu Shengshu/Tan Ning dua game langsung dengan skor 15-21 dan 18-21 , membuat Rachel-Febi kembali harus menyerah dari sang juara dunia.
Dalam pertandingan tunggal putri ketiga, Mutiara Ayu Puspitasari gagal menyelamatkan Indonesia dari kekalahan saat menyerah dari peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Chen Yufei dua game langsung dengan skor 21-15, 21-12, yang membuat tim Tiongkok mengamankan kemenangan dengan skor akhir 0-3 hingga melaju gagal melaju ke final Asian Games 2026.
Artikel Tag: jonatan christie, fajar alfian, muhammad shohibul fikri, kunlavut vitidsarn, putri kusuma wardani, leo rolly carnando, daniel marthin, merah putih, alwi farhan, asian games aichi-nagoya 2026
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/badminton/sikat-thailand-tim-putra-indonesia-ke-final-beregu-asian-games-2026
