
KORAN MANDALA- Kebakaran hebat yang melanda area belakang PT Iluva Gravure Industry di Kampung Mulyasari, RT 04/RW 02, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku melakukan proses pemadaman selama berjam-jam.
Peristiwa yang pertama kali diketahui sekitar pukul 17.50 WIB itu sempat memunculkan kobaran api besar disertai kepulan asap hitam yang terlihat dari berbagai wilayah. Sedikitnya 16 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegahnya merembet ke area lain.
Pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 04.38 WIB, api dinyatakan berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain petugas pemadam kebakaran, jajaran Polres Purwakarta juga melakukan sterilisasi di sekitar kawasan pabrik. Pengamanan dilakukan agar masyarakat dan para karyawan tidak memasuki area yang masih berpotensi membahayakan sekaligus mempermudah proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, mengatakan bahwa pengamanan tetap dilakukan meskipun api telah berhasil dipadamkan.
“Sterilisasi lokasi dilakukan agar proses pemeriksaan TKP dapat berjalan maksimal dan penyebab kebakaran bisa diketahui secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, pada Kamis (20/8/2026), Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein kembali mendatangi lokasi kebakaran. Selain melihat kondisi terkini pascakebakaran, ia juga menemui para karyawan yang terdampak akibat musibah tersebut.
Di sela kunjungannya, Om Zein menyerahkan bantuan uang tunai kepada sejumlah pekerja yang kehilangan mata pencaharian setelah bangunan pabrik hangus terbakar. Suasana haru terlihat saat para karyawan menerima bantuan tersebut. Sebagian dari mereka mengaku belum mengetahui bagaimana nasib pekerjaan mereka setelah kebakaran meluluhlantakkan area produksi.
“Musibah ini tentu menjadi pukulan berat bagi para pekerja. Saya hadir di sini bukan hanya melihat kondisi lokasi, tetapi juga memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak merasa sendiri,” kata Om Zein.
Ia menuturkan, bantuan yang diberikan memang tidak akan mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami para pekerja. Namun, pemerintah daerah ingin hadir untuk sedikit meringankan beban mereka di tengah situasi yang sulit.
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan sehari-hari keluarga. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan terus hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.
Om Zein berharap perusahaan dapat segera pulih sehingga para pekerja memiliki kesempatan untuk kembali bekerja dan memperoleh penghasilan seperti sediakala.
“Yang terpenting sekarang adalah keselamatan semua orang. Kita doakan perusahaan ini bisa segera bangkit agar para pekerja dapat kembali mencari nafkah seperti biasa,” pungkasnya.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama instansi terkait juga terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi tetap aman serta mendukung percepatan pemulihan pascakebakaran.
