Monday, October 26News That Matters

Warga Keluhkan Limbah SPPG Campaka 01, Sumur Dikhawatirkan Tercemar


KORAN MANDALA – Warga di RT 04/RW 01, Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, mengeluhkan aliran air limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Campaka 01 yang disebut mengalir ke selokan umum dan menimbulkan bau tidak sedap.

Keluhan tersebut turut memunculkan kekhawatiran warga terhadap kualitas air sumur yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski dugaan pencemaran belum dipastikan melalui pengujian, warga berharap persoalan itu segera ditindaklanjuti.

Salah seorang warga terdampak, Bagus, mengaku keberatan dengan kondisi saluran pembuangan limbah dari dapur yang melintas di lingkungan tempat tinggalnya.

Ia menegaskan, tuntutan warga bukan untuk mendapatkan bantuan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), melainkan agar aliran limbah tidak mengganggu lingkungan dan berpotensi memengaruhi sumber air warga.

“Saya bukan ingin diberi dispensasi air dari MBG atau diberikan beras dari MBG, tapi saya mau air tidak mengalir ke depan sehingga mencemari sumur-sumur warga,” ucap Bagus, Senin (26/10/2026).

Keluhan tersebut sebelumnya juga disampaikan melalui media sosial. Warga mengaku telah memprotes saluran pembuangan limbah, tetapi penanganan yang diharapkan belum dirasakan.

Kepala Desa Campakasari, Aji Darmaji, mengaku telah menegur pihak pengelola SPPG terkait persoalan tersebut. Namun, teguran itu disebut belum mendapatkan tanggapan sebagaimana diharapkan.

Dapur yang dikeluhkan warga merupakan SPPG Campaka 01 di bawah naungan Yayasan Golden Glory Dapur Indonesia.

Program MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Namun, operasional dapur penyedia makanan juga perlu memperhatikan kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat di sekitarnya.

Warga berharap pengelola segera mengevaluasi sistem pengolahan limbah dan memperbaiki saluran pembuangan apabila ditemukan masalah. Pemerintah desa dan instansi terkait juga diharapkan menindaklanjuti keluhan tersebut, termasuk memeriksa kualitas air sumur warga jika diperlukan.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPPG Campaka 01 mengenai keluhan tersebut. Dugaan pencemaran air sumur pun masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi berwenang.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *