
Tyson Fury mengakui pertarungannya melawan Anthony Joshua masih terasa tidak nyata, meski duel yang telah dinantikan lebih dari satu dekade itu akhirnya akan berlangsung di Wales.
Fury dan Joshua dijadwalkan bertemu pada 11 Desember di Cardiff. Keduanya akhirnya tampil dalam rangkaian konferensi pers setelah bertahun-tahun negosiasi dan rencana pertarungan mereka berulang kali gagal terwujud.
Dalam sesi wawancara dengan media sebelum konferensi pers utama, Fury tampil santai di ruang ganti yang sempit.
Ia bahkan memilih duduk di atas meja ketimbang kursi yang telah disediakan. Anthony Joshua kemudian datang sekitar 10 menit setelahnya dan memilih duduk seperti biasa.
Meski keduanya sudah menjalani hampir 80 pertarungan profesional secara keseluruhan, Tyson Fury mengakui duel kali ini memiliki nuansa berbeda.
Ia menyebut pertarungan tersebut terasa surreal karena membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun untuk akhirnya terwujud.
“Rasanya memang sedikit tidak nyata. Ini akhirnya tiba, setelah lebih dari 10 tahun dalam proses. Sekarang sudah terjadi dan saya bersemangat,” kata Fury.
Antusiasme tersebut juga dirasakan publik olahraga Inggris.
Pertarungan yang sempat hampir dipindahkan ke Amerika Serikat itu kini akan berlangsung di Inggris Raya, sehingga penggemar tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk menyaksikannya.
Tyson Fury mengakui proses menuju pertarungan tersebut sempat membuatnya sangat frustrasi. Menurutnya, rasa frustrasi yang dialaminya bahkan jauh lebih besar dibandingkan yang terlihat dari luar.
Namun, seluruh persoalan akhirnya terselesaikan dan Fury bersama Joshua kini tinggal menunggu pertarungan yang disebut sebagai salah satu duel paling bernilai dalam sejarah tinju Inggris.
Keduanya bahkan terlihat sangat santai saat konferensi pers dan sempat bercanda mengenai rencana minum bir setelah pertarungan.
Sikap tersebut berbeda dari atmosfer yang biasanya muncul dalam konferensi pers tinju. Tidak banyak ketegangan atau saling serang secara verbal antara Fury dan Joshua.
Keduanya justru terlihat seperti dua rival yang telah lama mengenal satu sama lain dan tidak lagi tertarik mempertahankan permusuhan.
Konferensi pers juga berlangsung tidak biasa. Joshua meminta seluruh ruangan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum sesi dilanjutkan.
Penggemar di balkon bahkan diberi kesempatan mengajukan pertanyaan, sementara Joshua sempat bercanda dengan meneriakkan, “Tidak ada jurnalis!” ketika sebuah pertanyaan dari media muncul.
Fury menilai tidak ada pertarungan lain yang benar-benar dapat dibandingkan dengan duel melawan Anthony Joshua.
Menurutnya, laga besar seperti Canelo Alvarez, Artur Beterbiev-Dmitry Bivol atau David Benavidez-Jai Opetaia tetap menarik, tetapi Fury-Joshua memiliki daya tarik berbeda.
“Ini belum terlambat. Ini adalah lapisan gula di atas kue dari dua karier hebat. Mari kita bertarung habis-habisan dan semoga yang terbaik menang,” ujar Fury.
Artikel Tag: tyson fury, anthony joshua, canelo Álvarez
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tinju/tyson-fury-sebut-duel-anthony-joshua-terasa-seperti-mimpi-setelah-10-tahun
