Sunday, September 27News That Matters

Banjir Bandang Solok Bikin 3 Kantor Pemda Tak Bisa Dipakai Lagi


Wacana Berita, Jakarta –

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan penanganan banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dilakukan secara terpadu, mulai dari membuka kembali akses hingga memastikan fasilitas publik dan kebutuhan dasar masyarakat kembali berjalan.

Pemerintah juga menyiapkan penanganan yang lebih aman agar infrastruktur di kawasan terdampak tidak kembali menghadapi persoalan serupa. Salah satunya dengan merelokasi sejumlah bangunan pemerintah yang mengalami kerusakan berat.

Banjir bandang tersebut membuat tiga gedung pemerintah daerah mengalami kerusakan berat. Ketiganya yakni kantor DPRD, Sekretariat DPRD, dan kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok.

Kementerian PU menyebut tiga bangunan tersebut tidak lagi direkomendasikan untuk direhabilitasi di lokasi semula karena kondisi strukturnya sudah tidak layak dipertahankan.

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Maria Doeni Isa mengatakan bangunan yang berada di lokasi aliran sungai tidak bisa kembali dibangun di tempat yang sama.

“Kemungkinan yang rusak berat itu harus relokasi karena strukturnya itu sudah tidak bisa dan tidak layak bangunan tersebut direhab-rekon lagi. Pada prinsipnya tidak boleh membangun di lokasi yang sudah jadi aliran sungai,” kata Maria, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Sambil menyiapkan penanganan lebih lanjut, Kementerian PU masih membersihkan sisa material banjir di sejumlah titik. Pada Jumat (25/9/2026), alat berat dikerahkan untuk membersihkan Kantor DPRD dan kantor Badan Pendapatan Daerah.

Pembersihan tersebut melibatkan satu unit excavator, empat dump truck, dan satu unit hydraulic breaker. Material lumpur dan sisa banjir dibersihkan agar fasilitas yang masih bisa digunakan dapat kembali berfungsi.

Penanganan juga menyasar fasilitas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga, seperti Puskesmas Kayu Jao, Masjid Raya Ikhlas Ar-Rahman Kayu Aro, dan Mushalla Al-Izzah.

Baca Juga: Cuma Hitungan Hari, China Pulihkan Jalan yang Hancur Diterjang Banjir Bandang

Di Puskesmas Kayu Jao, pekerjaan mencakup pembangunan ulang pagar yang roboh dan perbaikan sistem drainase. Saluran tersebut akan direkayasa agar terhubung dengan drainase pembuangan akhir sehingga air tidak kembali menggenang.

Sementara di Masjid Raya Ikhlas Ar-Rahman Kayu Aro, material banjir dibersihkan menggunakan dua alat berat dan melibatkan 30 pekerja. Adapun di Mushalla Al-Izzah, pembersihan halaman dan drainase dilakukan secara manual, disertai peninggian elevasi halaman dari permukaan jalan.

Dari sisi akses, ruas jalan nasional Bts. Kota Solok-Lubuk Selasih yang sebelumnya tertutup material banjir sepanjang sekitar 150 meter sudah kembali bisa dilewati kendaraan dari kedua arah sejak Selasa (22/9/2026). Meski begitu, pembersihan di sekitar lokasi masih dilanjutkan.

Masalahnya tidak berhenti di jalan. Jaringan perpipaan PDAM yang rusak atau terputus juga ikut diperbaiki. Sambil menunggu jaringan pulih, kebutuhan air bersih masyarakat dipasok sekitar 50 meter kubik per hari menggunakan tiga mobil tangki.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *