Monday, September 21News That Matters

Business

Noel Ebenezer Ngamuk Dituntut 5 Tahun Penjara: Saya Menyesal Jadi Wamenaker!

Noel Ebenezer Ngamuk Dituntut 5 Tahun Penjara: Saya Menyesal Jadi Wamenaker!

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, meluapkan kekecewaannya usai dituntut hukuman penjara dalam kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Di sela persidangan yang digelar Senin (18/5/2026), Noel mengaku sangat menyesal pernah menjabat sebagai wakil menteri jika pada akhirnya harus duduk sebagai terdakwa dan menghadapi ancaman penjara. “Saya menyesal sekali menjadi wakil menteri,” kata Noel. Penyesalan itu muncul lantaran Noel merasa jaksa tidak mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. “Ya hari ini mengerikan sekali ya tuduhan jaksa tanpa melihat fakta-fakta persidangan,” uj...
Listrik Andal PLN Kawal Penyerahan Pesawat Rafale di Bandara Halim

Listrik Andal PLN Kawal Penyerahan Pesawat Rafale di Bandara Halim

Business, News, tech
Jakarta, 19 Mei 2026 – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan pasokan listrik tetap andal saat agenda penyerahan pesawat tempur Rafale oleh Presiden Republik Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kegiatan ini berjalan dengan dukungan listrik yang stabil agar seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar. Bandara Halim Perdanakusuma menjadi lokasi penting dalam agenda kenegaraan, sehingga suplai listrik dijaga dengan pengamanan berlapis. PLN UID Jakarta Raya melalui UP3 Kramat Jati menyiapkan sistem kelistrikan dalam kondisi optimal serta menugaskan personel siaga untuk memantau langsung jalannya operasional selama kegiatan berlangsung. Sejak sebelum acara dimulai, tim teknik melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan distribusi, gardu, serta ...
Ini Daftar 9 WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla

Ini Daftar 9 WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia ditangkap militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 menuju Jalur Gaza. Informasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Baca Juga: Trump Menyerang Dua Media Besar karena Sebut Militer Iran Tangguh Berikut daftar sembilan WNI yang berada dalam armada bantuan kemanusiaan tersebut: Bambang Noroyono (Abeng) Thoudy Badai Herman Budianto Sudarsono Ronggo Wirasanu Andi Angga Prasadewa Aras Asad Muhammad Hendro Prasetyo Andre Prasetyo Nugroho Rahendro Herubowo Selain sembilan WNI tersebut, sekitar 100 aktivis kemanusiaan dari berbagai negara juga ikut ditangkap dalam operasi intersepsi yang dilakukan militer Israel. Media Isra...
Kenapa Tidak Manfaatkan Audit BPKP 2020, 2021, dan 2022?

Kenapa Tidak Manfaatkan Audit BPKP 2020, 2021, dan 2022?

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyayangkan langkah tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim usai tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada 18 Mei 2026, Hotman menilai tim kuasa hukum Nadiem seharusnya memanfaatkan data audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang sebelumnya menyebut tidak adanya kerugian negara. Menurut Hotman, dalam audit tahun 2020 maupun audit Chromebook 2021 dan 2022, BPKP disebut tidak menemukan kerugian negara. Namun, dalam audit terbaru yang dipaparkan di persidangan, justru disebutkan adanya kerugian negara. Hotman mempertanyakan mengapa perbedaan hasil audit ...
Dulu Favoritnya Wisatawan Malaysia, RM Pagi Sore Kini Diancam Boikot karena Salah Tuduh Tak Bayar

Dulu Favoritnya Wisatawan Malaysia, RM Pagi Sore Kini Diancam Boikot karena Salah Tuduh Tak Bayar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Rumah Makan Pagi Sore menjadi salah satu tempat makan yang diketahui menjadi favorit wisatawan asal Malaysia. Hal ini diketahui dari unggahan-unggahan netizen Malaysia sejak lama ketika berkunjung ke Indonesia. Namun, yang terbaru, RM Pagi Sore justru diancam boikot oleh netizen dari Malaysia maupun Indonesia. Instagram RM Pagi Sore pun dibanjiri komentar negatif.  Hal ini buntut dari kasus tuduhan RM Pagi Sore Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, yang mengira rombongan tamu dari Malaysia tidak membayar tagihan makan senilai Rp907.500.  Seperti yang dijelaskan warga negara Malaysia bernama Norain Mohd Yunus melalui unggahan akun Threads miliknya, @ainmyunus, ia mengaku bersama rombongan dituding tidak membayar makanan saat makan di Pagi Sore caba...
Komdigi Blokir Ribuan Nomor Penipu Berkedok Pejabat dan Anggota DPR

Komdigi Blokir Ribuan Nomor Penipu Berkedok Pejabat dan Anggota DPR

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan sekitar 3.000 nomor telepon yang terindikasi digunakan untuk melakukan panggilan penipuan (spam call) dengan modus menyamar sebagai anggota DPR dan pejabat publik. Meutya mengatakan praktik penipuan tersebut menjadi salah satu aduan yang paling banyak diterima Komdigi dalam beberapa waktu terakhir. “Banyak sekali laporan-laporan aduan nomor-nomor telepon yang paling banyak, ini mungkin yang juga paling banyak kena bapak-ibu anggota DPR, jadi berpura-pura menjadi anggota DPR atau pejabat publik kemudian minta sumbangan. Itu impersonation ada 3.000 nomor telepon yang sudah kita blokir,” ujar Meutya dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di, Jakarta, Senin (18/5/2026). Selain n...
Komdigi Kaji Kewajiban Nomor Ponsel untuk Registrasi Medsos

Komdigi Kaji Kewajiban Nomor Ponsel untuk Registrasi Medsos

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mengkaji kebijakan baru yang mewajibkan pengguna media sosial mencantumkan nomor telepon seluler saat melakukan registrasi akun. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan kebijakan tersebut saat ini masih dalam tahap konsultasi publik sebelum nantinya diterapkan secara resmi. “Ini yang sedang kita godok dengan konsultasi publik tentunya agar bagaimana orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya sehingga identitasnya jelas,” ujar Meutya dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurutnya, pencantuman nomor telepon diperlukan agar identitas pengguna media sosial lebih akuntabel dan dapat dipertanggungjawabka...
Iran dan Amerika Sama-sama Siap Menyerang Gegara Trump, Ini Bocoran dari Teheran

Iran dan Amerika Sama-sama Siap Menyerang Gegara Trump, Ini Bocoran dari Teheran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Koresponden Al Jazeera di Teheran, Almigdad Alruhaid mengatakan pemerintah Iran menunjukkan sikap menantang dan tidak akan mentoleransi ancaman dari Washington. Hal ini terkait dengan ancaman terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Trump kembali mengulangi ancamannya terhadap Iran di tengah tersendatnya negosiasi untuk mengakhiri konflik antara kedua negara. Baca Juga: Trump Menyerang Dua Media Besar karena Sebut Militer Iran Tangguh Dalam unggahan di platform Truth Social pada Minggu (17/5/2026), Trump memperingatkan bahwa waktu bagi Iran semakin menipis sebelum Amerika Serikat meluncurkan gelombang aksi militer baru. “Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, cepat, atau tidak akan ada yang tersi...
Begini Nasib 9 Relawan Indonesia yang Ditangkap Israel

Begini Nasib 9 Relawan Indonesia yang Ditangkap Israel

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Nasib sembilan warga negara Indonesia yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla hingga kini masih belum jelas. Media Israel melaporkan seluruh aktivis dan relawan yang ditangkap akan dibawa ke Pelabuhan Ashdod setelah operasi militer selesai dilakukan. Baca Juga: Dua Jurnalis Republika Diculik Israel Saat Meliput Aksi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Empat kapal perang Israel disebut terlibat dalam operasi intersepsi terhadap armada bantuan tersebut. Menurut laporan, armada bantuan dicegat di lepas pantai Siprus sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gaza. Seorang aktivis yang berada di atas kapal mengatakan armada tetap bertekad melanjutkan misi meski menghadapi ancaman militer Israel. Hingga berita ini dituli...
Viral Pesan SOS Jurnalis Indonesia Sebelum Ditangkap Tentara Israel

Viral Pesan SOS Jurnalis Indonesia Sebelum Ditangkap Tentara Israel

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Media sosial dihebohkan dengan video pesan SOS dari jurnalis Republika Bambang Noroyono alias Abeng sebelum dirinya ditangkap tentara Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Video tersebut dirilis melalui akun media sosial Republika usai kapal Global Sumud Flotilla diintersepsi militer Israel. Baca Juga: Dua Jurnalis Republika Diculik Israel Saat Meliput Aksi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Dalam video itu, Abeng meminta pemerintah Indonesia segera bertindak untuk membebaskannya. “Jika Anda menemukan video ini mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Israel. Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Zionis Israel,” kata Abeng ...