Wednesday, September 23News That Matters

Business

Tarif ‘Pelicin’ Dipatok Jutaan, Begini Modus Kubu Silmy Karim Lakukan Korupsi Izin Tinggal WNA

Tarif ‘Pelicin’ Dipatok Jutaan, Begini Modus Kubu Silmy Karim Lakukan Korupsi Izin Tinggal WNA

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus yang digunakan jaringan pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) yang menjerat Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Penyidik menemukan adanya praktik pungutan ilegal berkedok percepatan layanan yang dilakukan secara sistematis dengan melibatkan sejumlah pejabat dan pegawai di Direktorat Jenderal Imigrasi. Baca Juga: Akan Ada Lebih Banyak 'Dadan Hindayana' dan 'Silmy Karim' Ditangkap, Begini Kata Eks Bawahan Prabowo Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa para WNA yang ingin proses izin tinggalnya selesai lebih cepat dikenai biaya tambahan di luar ketentuan resmi pemerintah. "Biaya percepat...
‘Dari Situ Saja Sudah Salah,’ Roy Suryo ‘Senyumin’ Janji Jokowi Bawa Ijazah SD hingga S1 ke Sidang

‘Dari Situ Saja Sudah Salah,’ Roy Suryo ‘Senyumin’ Janji Jokowi Bawa Ijazah SD hingga S1 ke Sidang

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas menjelang proses persidangan kasus dugaan fitnah terkait tudingan ijazah palsu. Kali ini, sorotan datang dari Pakar Telematika Roy Suryo yang mempertanyakan pernyataan Jokowi mengenai rencananya membawa seluruh ijazah pendidikan ke ruang sidang. Roy menilai pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru karena menurutnya tidak semua dokumen yang dimaksud dapat dibawa maupun diperlihatkan secara langsung dalam persidangan. Baca Juga: 'Ke Mal Susah Pulang,' Purbaya Tunjukkan Bukti Daya Beli Masyarakat Indonesia Masih Kuat "Saya sebenarnya masih tetap hari ini menyatakan tidak yakin Jokowi hadir di persidangan. Meskipun para kuasa hukumnya yakin," kata Roy Suryo, dikutip...
‘Ngapain Nunggu,’ Roy Suryo Klaim Masyarakat Sudah Tahu Hasil Sidang Ijazah Jokowi

‘Ngapain Nunggu,’ Roy Suryo Klaim Masyarakat Sudah Tahu Hasil Sidang Ijazah Jokowi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Roy Suryo menegaskan bahwa hasil persidangan kasus dugaan fitnah terkait tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengubah keyakinannya mengenai polemik yang selama ini menjadi perdebatan publik. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu bahkan menyatakan masyarakat tidak perlu menunggu putusan pengadilan untuk membentuk pandangan mengenai polemik ijazah Jokowi. Baca Juga: 'Terkubur Dalam di Bawah Gunung,' Bahan Nuklir Iran Hanya Bisa Diambil Amerika dan China, Kata Trump "Apa pun vonisnya, ijazah tetap 99,9 persen palsu kok. Jadi ngapain juga masyarakat nunggu," kata Roy, dikutip Senin (8/6). Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menanggapi perkembangan terbaru kasus yang kini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh ...
BGN Menyisir Dapur di Serang, Ini Responsnya Soal Isu Markup Seratus Persen Harga Roti MBG

BGN Menyisir Dapur di Serang, Ini Responsnya Soal Isu Markup Seratus Persen Harga Roti MBG

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Publik dan Badan Gizi Nasional (BGN) kini ramai mencari identitas dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga berani memainkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul unggahan viral mengenai dugaan mark up harga roti di Kota Serang, Banten. Kasus tersebut menyita perhatian karena menyangkut program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang selama ini digadang-gadang menjadi salah satu instrumen utama peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Baca Juga: 'Tolong Saya,' Dua Sosok Ini Jadi Kunci Prabowo Bongkar Korupsi Dadan Hindayana di MBG Sorotan bermula dari unggahan seorang pengguna Threads yang mengaku diminta membuat nota pembelian roti dengan harga dua kali lipat dari nilai sebenarnya. Dalam unggaha...
MBG Kembali Dipermainkan, Publik Bongkar Dugaan Mark Up Harga Roti dalam Program Andalan Prabowo

MBG Kembali Dipermainkan, Publik Bongkar Dugaan Mark Up Harga Roti dalam Program Andalan Prabowo

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu proyek unggulan Presiden Prabowo Subianto kembali diterpa dugaan penyimpangan. Kali ini, sorotan publik mengarah pada dugaan praktik mark up harga bahan makanan di salah satu dapur penyedia MBG di Kota Serang, Banten. Kasus tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial Threads viral dan memicu perdebatan luas mengenai transparansi pengelolaan anggaran program yang dibiayai negara tersebut. Baca Juga: 'Dicopot Langsung Ditangkap,' Sony Sanjaya Syok Gegara Jatuh dalam Satu Malam Akibat Korupsi MBG Dalam unggahan itu, seorang pengguna mengaku diminta menaikkan harga roti pada nota pembelian untuk kebutuhan salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurut pengakuan yang...
‘Statementnya Saja Bohong,’ Roy Suryo Pede Hadapi Sidang Ijazah Jokowi

‘Statementnya Saja Bohong,’ Roy Suryo Pede Hadapi Sidang Ijazah Jokowi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pakar Telematika Roy Suryo mengaku tidak gentar menghadapi proses persidangan kasus dugaan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, ia menyatakan keyakinannya semakin kuat setelah menyoroti sejumlah pernyataan yang menurutnya tidak konsisten. Roy menilai pernyataan Jokowi yang pernah menyebut akan membawa seluruh ijazahnya mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi ke persidangan merupakan klaim yang sulit direalisasikan. Baca Juga: 'Saya Dapat Rekamannya,' Roy Suryo Pede Bongkar Kejanggalan Berkas Kasus Ijazah Jokowi "Saya sebenarnya masih tetap hari ini menyatakan tidak yakin Jokowi hadir di persidangan. Meskipun para kuasa hukumnya yakin," kata Roy, dikutip Senin (8/6). Menurut Roy, te...
Jalur Cepat Izin Tinggal WNA Dihapus, Pemerintah Klaim Sudah Bersih Usai Skandal Rp145 Miliar

Jalur Cepat Izin Tinggal WNA Dihapus, Pemerintah Klaim Sudah Bersih Usai Skandal Rp145 Miliar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia. Ia menyebut seluruh proses kini sudah kembali ke prosedur normal yang lebih transparan dan terstandar. Yusril menjelaskan, seluruh permohonan izin tinggal saat ini diselesaikan dalam waktu empat hingga lima hari dan seluruh pembayaran langsung masuk ke kas negara. Ia menekankan tidak ada lagi ruang untuk praktik percepatan ilegal seperti yang diduga terjadi sebelumnya. “Sekarang ini semua berjalan normal, yaitu semua permohonan itu akan dibahas dalam waktu, yang diselesaikan dalam waktu empat atau lima hari dan semua pembayaran dise...
Raymond/Joaquin Tembus Final BWF Super 1000, Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Terbukti Sukses

Raymond/Joaquin Tembus Final BWF Super 1000, Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Terbukti Sukses

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Proses pembinaan atlet muda Indonesia yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan hasil membanggakan. Pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatatkan tonggak penting dalam karier mereka dengan meraih posisi runner-up Indonesia Open 2026. Pencapaian tersebut tetap istimewa karena merupakan final pertama Raymond/Joaquin di level BWF World Tour Super 1000, level tertinggi dalam rangkaian turnamen reguler Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Di tengah ketatnya persaingan bulu tangkis internasional, munculnya Raymond/Joaquin memberikan optimisme baru bagi masa depan sektor ganda pu...
KPK Bongkar Tarif Ilegal Rp1,5 Juta Per Kepala untuk Percepat Izin Tinggal WNA

KPK Bongkar Tarif Ilegal Rp1,5 Juta Per Kepala untuk Percepat Izin Tinggal WNA

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Praktik percepatan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan imigrasi diduga tidak lagi sekadar layanan resmi, tetapi berubah menjadi ladang pungutan liar yang mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per kepala. Temuan ini muncul dalam penyidikan kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim. KPK mengungkap bahwa tarif ilegal tersebut dikenakan kepada WNA yang ingin mempercepat proses administrasi izin tinggal di luar mekanisme resmi. Padahal, proses normal pengurusan izin tinggal hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga tujuh hari sesuai ketentuan Ditjen Imigrasi. “Biaya percepatan yang sifatnya ilegal, dipatok berkisar antara Rp1 juta sampai dengan Rp 1,5 juta per ...
DPR Ungkap Nasib UU Ketenagakerjaan Baru, Target Prabowo Oktober 2026 Bergantung pada Buruh dan Apindo

DPR Ungkap Nasib UU Ketenagakerjaan Baru, Target Prabowo Oktober 2026 Bergantung pada Buruh dan Apindo

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pembahasan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan yang baru memasuki babak penting setelah DPR mengungkap bahwa percepatan penyusunan regulasi tersebut kini bergantung pada hasil rumusan yang sedang disiapkan serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan anggapan bahwa lambatnya pembentukan UU Ketenagakerjaan baru disebabkan DPR merupakan pandangan yang tidak tepat. Menurutnya, proses saat ini justru menunggu hasil pembahasan yang dilakukan kalangan buruh dan pengusaha. "Tadi disampaikan bahwa undang-undang perburuhan yang baru itu, katanya tadi, menunggu, tergantung saya dan dari DPR, itu justru terbalik," kata Dasco saat membuka Kongres ke-III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) ...