Thursday, September 24News That Matters

Business

Survei Adidaya sebut 68,2% Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan 61,1 % Merasa Kondisi Ekonomi Saat ini Lebih Baik

Survei Adidaya sebut 68,2% Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan 61,1 % Merasa Kondisi Ekonomi Saat ini Lebih Baik

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Hasil survei terbaru Adidaya Institute menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei yang dilakukan pada Mei 2026 tersebut mencatat sebanyak 68,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja kedua pemimpin negara. Sementara itu, 27,1 persen responden menyatakan tidak puas. "Sekitar 68,2 persen puas dengan kinerja Presiden dan Wakil Presiden," kata Direktur Politik dan Kebijakan Publik Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, dalam rilis survei, Kamis. Fadhli menambahkan, publik juga menilai positif komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Sebanyak 68,8 persen responden percaya keduanya bekerja dengan baik di bidang tersebut. Dari sis...
‘Cuma Minta Tolong ke Dadan,’ Dudung Ungkap Awal Mula Dirinya Terseret Isu MBG

‘Cuma Minta Tolong ke Dadan,’ Dudung Ungkap Awal Mula Dirinya Terseret Isu MBG

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman akhirnya mengungkap asal-usul isu yang menyeret namanya ke dalam polemik proyek Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Dudung, kabar tersebut bermula dari upayanya membantu sebuah pondok pesantren menjalin komunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) saat masih dipimpin Dadan Hindayana. Dudung menegaskan dirinya tidak memiliki satu pun dapur MBG sebagaimana rumor yang beredar. Ia bahkan menantang siapa saja untuk membuktikan tuduhan tersebut. Baca Juga: 'PHK dan Sembako Naik,' Dadan Hindayana Dicap Biang Kerok Hidup Rakyat Makin Berat Lewat Korupsi MBG "Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur," kata Dudung, dikutip K...
Diakui Trump, Amerika Lakukan Operasi Senyap Demi Harga Minyak Tak Meledak ke US$250/Barel

Diakui Trump, Amerika Lakukan Operasi Senyap Demi Harga Minyak Tak Meledak ke US$250/Barel

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap operasi rahasia yang menurutnya menjadi alasan utama harga minyak dunia tidak melonjak hingga mencapai US$250 per barel di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Pengakuan tersebut disampaikan Trump saat berbicara di Oval Office, Kamis (11/6/2026), ketika menjelaskan dampak ketegangan terbaru di Timur Tengah terhadap pasar energi global. Baca Juga: Diakui Wakil Trump, Amerika Serikat Tak Bisa Lihat Jelas Ujung Perang Iran Menurut Trump, pemerintahannya secara diam-diam telah mengirim puluhan kapal tanker melewati Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir tanpa diketahui Iran. Ia menyebut operasi tersebut dilakukan pada malam hari dengan tingkat kerahasiaan tinggi agar tidak terdeteksi oleh T...
‘Teheran Baru Sadar,’ Amerika Klaim Tiap Malam Selundupkan Tanker Minyak Lewati Blokade Iran

‘Teheran Baru Sadar,’ Amerika Klaim Tiap Malam Selundupkan Tanker Minyak Lewati Blokade Iran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap operasi rahasia yang selama ini tidak diketahui publik. Trump mengklaim Washington berhasil mengirim puluhan kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz pada malam hari tanpa terdeteksi Iran. Menurut Trump, sedikitnya 22 kapal tanker berhasil membawa minyak keluar dari kawasan Teluk dalam beberapa hari terakhir meski ketegangan dengan Iran terus meningkat. Baca Juga: Tak Akan Ada Lonjakan Gegara Naiknya Harga Pertamax, Purbaya: Kan Enggak Dipakai Angkutan Barang "Saya baru mengumumkan ini hari ini untuk pertama kalinya, tetapi kami telah mengeluarkan jutaan barel minyak. Setiap malam kami mengeluarkan minyak, namun sekarang saya akan memberitahukannya karena mereka akhirnya menyadarinya," kata...
‘Pengganggu Timur Tengah Sudah Mati,’ Amerika Klaim Iran Kini Cuma Bisa Omong Besar Tanpa Aksi

‘Pengganggu Timur Tengah Sudah Mati,’ Amerika Klaim Iran Kini Cuma Bisa Omong Besar Tanpa Aksi

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal terhadap Iran di tengah memanasnya konflik kedua negara. Kali ini, Trump secara terbuka mengejek Teheran sebagai negara yang hanya pandai berbicara tetapi tidak mampu menunjukkan aksi nyata di lapangan. Menurut Trump, kemampuan militer Iran saat ini telah mengalami kemunduran serius akibat berbagai konflik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Baca Juga: Diakui Wakil Trump, Amerika Serikat Tak Bisa Lihat Jelas Ujung Perang Iran "Militer Iran benar-benar berantakan. Sebagian besar kekuatannya, seperti angkatan laut dan angkatan udara, bahkan hampir tidak ada lagi. Mereka telah dikalahkan sepenuhnya," ungkap Trump, dikutip Kamis (11/6). Tak berhenti sampai di sit...
Hubungan Mulai Retak, Wakil Trump Akui Amerika dan Israel Tak Selalu Sejalan Soal Iran

Hubungan Mulai Retak, Wakil Trump Akui Amerika dan Israel Tak Selalu Sejalan Soal Iran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang selama ini dikenal sangat erat mulai menunjukkan tanda-tanda keretakan. Wakil Presiden AS JD Vance secara terbuka mengakui bahwa Washington dan Tel Aviv tidak selalu memiliki kepentingan yang sama, terutama terkait kebijakan terhadap Iran. Pernyataan tersebut menjadi salah satu pengakuan paling terang dari pejabat tinggi pemerintahan Presiden Donald Trump di tengah meningkatnya perbedaan pandangan antara kedua sekutu tersebut mengenai arah konflik di Timur Tengah. Baca Juga: Persulit Tim hingga Ofisial, Ini Respons Amerika Soal Aturan Kontroversial di Piala Dunia 2026 Vance menegaskan bahwa meskipun Amerika Serikat dan Israel memiliki banyak kepentingan bersama, keduanya tetap memiliki prioritas yan...
Hasil Lebih Nyata, Pemerintah Klaim Kerja dari Rumah Dongkrak Bikin Giat ASN

Hasil Lebih Nyata, Pemerintah Klaim Kerja dari Rumah Dongkrak Bikin Giat ASN

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pemerintah menegaskan kebijakan satu hari bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar upaya memberi fleksibilitas kerja, melainkan bagian dari perubahan besar cara kerja birokrasi yang berorientasi pada hasil. Pemerintah bahkan mengklaim pola kerja baru tersebut mampu mendorong produktivitas ASN menjadi lebih tinggi. Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan substansi utama kebijakan empat hari bekerja dari kantor (work from office/WFO) dan satu hari WFH adalah mendorong aparatur negara bekerja lebih efektif, fleksibel dan fokus pada pencapaian kinerja. Baca Juga: Tak Akan Ada Lonjakan Gegara Naiknya Harga Pertamax, Purbaya: Kan Enggak Dipakai Angkutan Barang "Perlu ditegaskan bahwa...
MBG, Bukan ‘Mas Bahlil Ganteng’ ini Program Mulia, Saya Pernah Busung Lapar dan Mantan Orang Susah

MBG, Bukan ‘Mas Bahlil Ganteng’ ini Program Mulia, Saya Pernah Busung Lapar dan Mantan Orang Susah

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun elpiji (LPG) subsidi. Bahlil menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi menjaga daya beli masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Bahlil dalam acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung yang turut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. "Untuk BBM Subsidi dan LPG subsidi perintah Pak Presiden tidak ada kenaikan," ujar Bahlil dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa komitmen ini sejalan dengan fokus pemerintah terhadap program sosial kemasyarakatan, termasuk progr...
‘Orang Bingung,’ Prabowo Ternyata Pantau Komentar dan Podcast Analis Indonesia

‘Orang Bingung,’ Prabowo Ternyata Pantau Komentar dan Podcast Analis Indonesia

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap fakta menarik tentang kebiasaannya memantau berbagai komentar publik di media sosial. Bahkan, ia mengaku mengetahui berbagai analisis dan perbincangan netizen yang mempertanyakan obsesinya untuk terus maju sebagai calon presiden meski berulang kali mengalami kekalahan. Prabowo mengaku mengikuti berbagai tayangan podcast dan analisis politik yang membahas perjalanan politiknya selama bertahun-tahun. Menurutnya, banyak pihak yang heran mengapa dirinya tetap bersedia maju sebagai calon presiden meski sudah empat kali gagal memenangkan pemilihan. Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi "Saudara-saudara, ada analis-analis, podcast-podcast (me...
Ratusan PPPK Paruh Waktu Ancam Duduki Kantor Wali Kota Sorong, Ada Apa?

Ratusan PPPK Paruh Waktu Ancam Duduki Kantor Wali Kota Sorong, Ada Apa?

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Sebanyak 271 pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Sorong melayangkan ancaman keras kepada Wali Kota Sorong, Septinus Lobat. Mereka memberi tenggat waktu hingga akhir Juni 2026 agar segera diangkat menjadi pegawai penuh waktu. Jika tuntutan tersebut diabaikan, massa mengancam akan melayangkan gugatan hukum terhadap hasil seleksi CPNS Formasi 2021 dan melakukan aksi boikot dengan menduduki Kantor Wali Kota serta memalang Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Ancaman ini mencuat menyusul aksi demonstrasi yang digelar ratusan pegawai paruh waktu di depan Gedung LJ, Kota Sorong, Rabu (10/6/2026). Ironisnya, aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tepat saat Wali Kota Septinus Lobat dan Wak...