Tuesday, October 27News That Matters

Singgung Tragedi Gwangju, Drakor Doctor X Tuai Protes


Penayangan episode keenam drama Korea Doctor X: Mafia in White memicu protes di Korea Selatan karena mengangkat latar tragedi Gwangju 1980. Sebagian penonton menilai penggunaan salah satu peristiwa kelam dalam sejarah Korea itu tidak sesuai dengan alur drama dan mempertanyakan keputusan tim produksi memasukkannya ke dalam cerita.

Kisah pasien dengan serpihan peluru

Episode tersebut berfokus pada Oh Sang Beom, karakter fiksi yang hidup dengan serpihan peluru di otaknya. Ia menjadi korban kerusuhan Gwangju ketika masih berusia 12 tahun. Saat itu, Sang Beom berlari untuk mencari kakaknya, tetapi terkena tembakan. Sebagian peluru kemudian tertinggal di dalam tengkoraknya.

Sang Beom sebelumnya telah menjalani operasi. Namun, serpihan peluru masih berada di otaknya dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Ia kerap mengalami sakit kepala hebat, kejang-kejang, serta halusinasi.

Dokter Gye Su Jeong kemudian menghadapi tantangan untuk mengoperasi Sang Beom. Karakter Gye Su Jeong digambarkan sebagai dokter bedah jenius yang tidak mau berkompromi dalam hal keselamatan dan kesehatan pasien.

Meski Oh Sang Beom merupakan tokoh rekaan, latar tragedi Gwangju yang digunakan dalam kisahnya memicu reaksi keras. Gwangju Uprising dikenal sebagai salah satu tragedi yang melibatkan militer dan warga sipil di Korea Selatan pada 1980.

Petisi untuk melewatkan episode 6 dan 7

Protes terhadap episode itu menyebar melalui berbagai media. Sejumlah pengguna media sosial membuat petisi yang menyerukan agar penonton melewati episode 6 dan 7. Dalam format drama tersebut, satu kasus medis biasanya diceritakan dalam dua episode, sehingga episode ketujuh menjadi kelanjutan dari konflik yang diperkenalkan pada episode sebelumnya.

Sebagian penonton juga menilai kisah korban tragedi Gwangju tidak sejalan dengan karakter dan alur utama Doctor X. Mereka membandingkannya dengan versi original dari Jepang yang disebut tidak memuat kasus serupa. Bahkan, ada warganet yang meminta tim produksi, termasuk penulis naskah dan sutradara, diperiksa oleh Majelis Nasional.

Di tengah kritik itu, SBS sebagai pemegang hak siar resmi tetap menayangkan episode ketujuh. Stasiun tersebut tidak menghentikan kelanjutan kisah Oh Sang Beom meski respons negatif terhadap episode keenam terus bermunculan.

Ironisnya, kontroversi tersebut tidak menghalangi performa penonton. Episode keenam yang tayang pada akhir pekan lalu justru mencatat rating tertinggi sejak drama itu dimulai, yakni 19,5 persen.

Doctor X merupakan adaptasi dari drama Jepang berjudul sama, tetapi naskah versi Korea dikembangkan dengan sejumlah perbedaan. Drama ini menampilkan kasus-kasus medis yang berbeda dalam setiap ceritanya. Sebelum mengangkat kisah Sang Beom, serial tersebut pernah membahas kasus penulisan inisial nama pada organ dalam pasien yang disebut diangkat dari kejadian nyata di Inggris.

Drama yang dibintangi Kim Ji Won, Kim Woo Seok, Son Hyun Joo, dan Lee Jung Eun itu masih tayang di Netflix setiap Jumat dan Sabtu.

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *