
Pegiat politik, sosial, dan ekonomi, Arif Wicaksono, menanggapi rumor yang beredar mengenai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM yang disebut-sebut akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan berduet dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029.
Arif bahkan mempersilakan KDM jika memang ingin meninggalkan Partai Gerindra. Menurutnya, pintu keluar terbuka lebar.
“Silahkan KDM, pintu keluar terbuka lebar,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (26/10).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron, menegaskan bahwa isu kepindahan KDM ke PSI tidak memiliki dasar yang jelas.
Ia menyebut kabar tersebut hanya sebatas rumor karena tidak pernah ada pembahasan, baik di tingkat internal partai maupun dalam pertemuan pimpinan PSI, terkait rencana memasangkan KDM dengan Gibran pada Pilpres 2029.
“Kabar burung saja. Tidak pernah ada pertemuan dengan pimpinan PSI bahkan dibicarakan internal. KDM sudah berada di partai besar, partai pemenang dan sudah cocok disana,” tukasnya.
Baca Juga: Dian Sandi Ungkap Alasan Tak Bisa Bersaksi Soal Ijazah Jokowi, Jawabannya Tak Terduga
Hingga saat ini, PSI disebut masih tegak lurus mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Untuk saat ini belum berubah, dukung Prabowo-Gibran sampai selesai,” tegasnya.
