Thursday, October 22News That Matters

PSI Dian Sandi Rela Terbang ke Solo untuk Minta Maaf Langsung ke Jokowi, Efek Blunder Perkara Ijazah


Wacana Berita, Jakarta –

Gelombang polemik ijazah yang tidak kunjung surut sejak era pemilihan presiden lalu rupanya menyisakan cerita kepanikan dalam lingkaran internal loyalis dari Eks Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dikutip Jumat (23/10/2026) Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama mengungkapkan bahwa dirinya sempat dilanda rasa bersalah usai secara serampangan mengunggah foto ijazah mantan presiden itu dari sumber anonim di platform media sosial X.

Baca Juga: Sentilan Prabowo Cari Dedi Mulyadi di Rakornas TPAKD 2026: Paling Dekat Kok Malah Enggak Hadir

Dian, guna menebus keteledorannya, rela terbang jauh-jauh ke Kota Solo, Jawa Tengah. Hal itu untuk menemui dan memohon maaf secara langsung ke Jokowi. Hal ini sendiri terungkap saat ia menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong dengan terdakwa sosok dari Dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Insiden Dian sendiri bermula ketika ia mengunggah foto ijazah milik Jokowi di 1 April 2025. Ia mengklaim foto yang diunggahnya sebagai dokumen asli untuk meredam perdebatan publik.

Masalahnya, foto tersebut ia sadur mentah-mentah dari akun misterius @hyperpoison tanpa izin maupun verifikasi ke Jokowi. Menyadari potensi blunder politik dari tindakan gegabahnya, ia berinisiatif mengambil langkah mitigasi dengan menghadap mantan presiden itu di kediaman pribadinya di Solo.

Dian, dalam pertemuan tatap muka tersebut, menyampaikan permohonan maaf karena telah bertindak lancang mempublikasikan dokumen pribadi setingkat presiden di ruang publik secara sembarangan. Menurut kesaksiannya, politikus itu merespons permintaan maaf tersebut dengan lapang dada dan memberikan konfirmasi lisan mengenai validitas gambar yang beredar.

“Ya memang itu ijazah saya (Jokowi),” kata Dian.

Namun, pengakuan lisan  tersebut justru menyisakan sebuah celah pembuktian hukum yang sangat fatal. Dian secara jujur mengakui bahwa meskipun sang politikus telah memaafkannya dan membenarkan foto tersebut, sang mantan presiden sama sekali tidak mengeluarkan atau memperlihatkan wujud fisik lembaran ijazah asli dari dalam rumahnya.

Kesaksian Dian sendiri berpotensi mempengaruhi secara besar sidang dari Dokter Tifa. Ia diketahui tengah berurusan dengan hukum karena kasus tuduhan terkait dengan ijazah milik Jokowi.

Jaksa diketahui menyusun dakwaan yang menempatkan influencer tersebut sebagai pelaku penghinaan berat. Jaksa berargumen bahwa unggahan terdakwa telah menyebabkan pelapor “merasa telah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya.“

Baca Juga: Prabowo Taruh Perhatian Khusus ke Bintang PDIP: Yang Ada Bowo-bowo Itu Lho

Dokter Tifa, akibat ulasan kritisnya tersebut, diancam dengan Dakwaan Primer Pasal 434 ayat (1) juncto Pasal 441 ayat (1) juncto Pasal 126 ayat (1) KUHP. Ia juga diancam oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *