Friday, October 23News That Matters

Pembangunan Garut Belum Signifikan, Fiskal Daerah Jadi Kendala


KORAN MANDALA – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, menilai pembangunan di Kabupaten Garut mulai menunjukkan perubahan, meski hasilnya belum signifikan.

Keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat.

Aris mengatakan, pemerintah daerah harus mampu mengatur alokasi anggaran secara cermat di tengah keterbatasan fiskal. Anggaran tersebut harus dibagi untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari belanja pegawai hingga pembiayaan program pembangunan.

“Walaupun tidak signifikan, tapi kan kita juga sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Aris saat diwawancarai awak media, Jumat (23/10/2026).

Ia menyampaikan, DPRD Kabupaten Garut akan mengoptimalkan fungsi dan perannya dalam mendukung program pembangunan yang telah direncanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Menurutnya, program pembangunan dan kebijakan anggaran akan menjadi bahan pembahasan intensif antara DPRD dan pemerintah daerah. Langkah tersebut diperlukan agar kebijakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan tersebut akan menjadi bahan pembahasan intensif di DPRD maupun di lingkungan eksekutif,” katanya.

Aris mengakui, pemenuhan kebutuhan pembangunan di tengah kewajiban mengalokasikan anggaran untuk belanja yang bersifat wajib (mandatory spending) menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Di sisi lain, besarnya belanja pegawai turut membatasi ruang fiskal yang dapat digunakan untuk membiayai program pembangunan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kewajiban alokasi anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan tetap harus dipenuhi.

“Kita akan tetap memenuhi mandatory spending, meskipun tidak mudah karena belanja pegawai kita juga sudah berlebihan,” ungkapnya.

Aris memastikan, keterbatasan fiskal tidak akan menghentikan upaya DPRD dalam mendorong pemenuhan kebutuhan pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ia berharap, setiap kebijakan pembangunan dapat diarahkan pada program-program prioritas sehingga anggaran yang tersedia bisa terserap secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Garut.

“Perubahan itu nantinya akan terlihat. Saya yakin Kabupaten Garut terus mengalami perubahan dari masa ke masa,” tuturnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *